Senin, 15 Oktober 2018

BIC Kampoeng Ramadan 2018: Dorong Pertumbuhan Industri Kreatif Lokal

BANTEN Indie Clothing (BIC) Kampoeng Ramadan 2018 yang digelar di Halaman Parkir Museum Negeri Banten, Kota Serang tak hanya sekadar mencari keuntungan. Lebih dari itu, agenda tahunan tersebut menjadi ajang mendorong pertumbuhan industri kreatif lokal sekaligus mempromosikan Museum Negeri Banten.

“Pelaku bisnis yang tergabung di BIC bukan hanya memandang keuntungan semata. Namun, mereka butuh tempat untuk mempromosikan produknya,” kata Brand Ambassador BIC, Heru Anwari, Jumat (8/6/2018).

Agenda tahunan tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (6-7/6/2018). Konsep dan suasana baru penyelenggaraan BIC Kampoeng Ramadan tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk event yang telah menjadi trademark sekaligus barometer event sejenis di Provinsi Banten ini.

“Kami mengolaborasikan industri kreatif lokal dengan semangat ikut berperan aktif mempromosikan Museum Negeri Banten sebagai objek wisata yang berada di tengah Ibu Kota Provinsi Banten yang penuh dengan nilai budaya yang tinggi. Itu adalah kemasan gelaran tahun ini,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dua hari penyelenggaraan BIC mencatatkan beberapa rekor tersendiri. Hal tersebut terlihat dari perputaran nilai transaksi selama dua hari pelaksanaan mencapai Rp 3,5 miliar. “Sebuah angka yang sangat fantastis mengingat 80 persen dari total 60 booth yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, adalah brand lokal Banten. Sementara, 20 persen brand dari luar Banten,” ucapnya.

Menurut dia, antusias masyarakat juga begitu luar biasa. Kegiatan tersebut berhasil menyedot 4.000 pengunjung. “Meski dikemas lebih soft, tanpa hingar bingar musik hidup,” tuturnya. Selain itu, tanda pagar (tagar) BIC Kampoeng Ramadan dan tagar Ayo ke Museum sempat menjadi tranding topic. “Ini membuktikan, bahwa industri kreatif lokal Banten sudah sangat maju dan siap bersaing di kancah nasional,” kata Atlet BMX Internasional Banten tersebut .

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah yang telah mengapresiasi kegiatan ekonomi kreatif tersebut. “Ke depan kami selaku pelaku industri kreatif berharap, pemerintah daerah dapat lebih melihat potensi ini dari segala lini,” ujarnya. Ia mengapresiasi para pelaku industri kreatif dan masyarakat hingga BIC selalu menjadi event clothing expo yang ditunggu-tunggu. “Mari berperan aktif membangun Banten dengan aksi nyata dalam bentuk kreativitas,” ucapnya. (Rifki)*


Sekilas Info

2019, Pemprov Banten Lepas Saham BJB

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten selaku pemilik saham mayoritas PT Bank Pembangunan Daerah Bank, Tbk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *