Beyond Mobility Area GIIAS 2018 Hadirkan Berbagai Teknologi Otomotif Terkini

TANGERANG, (KB),- Beyond Mobility Area pada ajang GAIKINDO Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018, yang akan diselenggarakan di ICE BSD City, Tangerang, Banten, 2-12 Agustus 2018, akan menghadirkan berbagai teknologi otomotif terkini.

Mengusung tema “Beyond Mobility” yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia. Tema tersebut akan tercermin dalam berbagai teknologi yang hadir pada Beyond Mobility Area GIIAS 2018.

Selain teknologi mobil Hybrid, mobil hybrid plug-in, dan mobil listrik, diarea tersebut akan tersaji berbagai ragam teknologi otomotif terkini lainnya. Teknologi yang dipajang di Beyond Mobility Area mencakup safety (keamanan), performa, dan comfortable (kenyamanan), serta Fitur Adaptive Cruise Control.

Fitur Adaptive Cruise Control, adalah teknologi pengembangan dari fitur Cruise Control yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian pengemudi di Indonesia.

Bedanya dengan Cruise Control biasa, pada saat mobil di depan mengurangi kecepatan, Adaptive Cruise Control akan mengurangi kecepatan sesuai dengan kecepatan mobil di depannya. Dan, akan kembali ke 80 kilometer per jam apabila mobil di depannya kembali ke kecepatan 80 kilometer per jam. Teknologi fitur Adaptive Cruise Control sangat ideal untuk stop and go traffic dan mobilitas pada jam sibuk atau kemacetan.

Mobil Hybrid

Mobil Hybrid adalah Mobil yang dijuluki environmentally conscious car, atau mobil yang peduli lingkungan. Disebut demikian karena mobil hybrid mengkonsumsi lebih sedikit bahan bakar dan mengeluarkan emisi CO2 lebih sedikit daripada mobil bermesin konvensional.

Mobil Hybrid menggabungkan performa mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) yang menggunakan bahan bakar minyak dengan electric motor (motor listrik). Baterai untuk menggerakkan motor listrik itu diisi pada saat mobil mengerem atau mengurangi kecepatan karena pada saat itu motor listrik berfungsi sebagai alternator. Atau, pada mobil hybrid plug-in, pengisian baterai juga dapat dilakukan dengan menggunakan colokan listrik di rumah. Selain mobil Hybrid, ada juga mobil yang sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik.

Teknologi Adaptive Cruise Control

Teknologi Adaptive Cruise Control diperlukan seseorang, jika ia melakukan perjalanan jarak jauh dengan terus mempertahankan kecepatan sama, misalnya pada kecepatan 80 kilometer per jam. Menginjak pedal gas pada kedalaman yang sama secara terus-menerus dapat membuat kaki pegal.

Dengan teknologi Adaptive Cruise Control, pengemudi cukup mengendarai mobil hingga kecepatan 80 kilometer per jam dan mengaktifkan Adaptive Cruise Control. Kaki pengemudi dapat dipindahkan dari pedal gas, dan mobil tetap melaju dengan kecepatan 80 kilometer per jam. Adaptive Cruise Control akan menonaktifkan fungsinya jika pengemudi menginjak pedal rem karena mobil depan mengurangi kecepatan (lebih rendah dari 80 kilometer per jam), atau pengemudi menginjak pedal gas untuk menambah kecepatan.

Pada teknologi Adaptive Cruise Control, pada saat pengemudi mengikuti kecepatan mobil yang berada di depannya yang melaju dengan kecepatan konstan 80 kilometer per jam, dan mengaktifkan Adaptive Cruise Control maka mobilnya akan melaju dengan kecepatan yang sama 80 kilometer per jam.

Selain teknologi-teknologi tersebut, pada Beyond Mobility Area, ada pula teknologi auto parking. Dengan adanya teknologi auto parking, kekhawatiran yang senantiasa muncul pada saat pengemudi harus memarkirkan mobilnya, tidak perlu terjadi lagi karena kini ada teknologi yang dapat membantu pengendara memarkirkan mobilnya dengan aman.

Teknologi otomotif terkini tersebut, tidak semua terdapat pada Beyond Mobility Area, beberapa teknologi dapat juga ditemui langsung di booth, khususnya pada booth APM mobil-mobil papan atas dan mobil-mobil papan tengah di Area GIIAS 2018. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here