Besok, Kelanjutan Sistem Satu Arah di Kota Serang Diputuskan

Jalan KH Sochari Kota Serang saat diberlakukan satu arah menuju lampu merah Warung Pojok.*

SERANG, (KB).- Uji coba tahap dua Sistem Satu Arah (SSA) atau jalur satu arah di sejumlah ruas jalan di Kota Serang telah berakhir 3 Mei 2019. Selanjutnya, Besok, Senin (6/5/2019), akan diputuskan apakah program tersebut diberlakukan atau tidak.

“Uji coba tahap kedua ini kelihatannya efektif dan akan di evaluasi besok. Nanti akan kami undang dinas terkait, serta pihak kepolisian. Apabila nanti hasilnya efektif dalam pelaksanaan uji coba, SSA di Kota Serang akan kami terapkan secara permanen,” kata Wali Kota Serang Syafrudin, Ahad (5/5/2019).

Ia mengatakan, jika diputuskan lanjut maka Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan segera membuatkan Peraturan Wali Kota (Perwal). Menurutnya, dibandingkan Peraturan Daerah (Perda), proses pembuatan Perwal lebih mudah dan cepat.

“Perwal. Karena kalau Perda itu terlalu lama prosesnya. Jadi biar segera terlaksana dibuatkan Perwalnya. Kalau sudah terlaksana, masyarakat juga bisa lebih cepat menikmatinya, dan kemacetan bisa terurai dengan baik,” katanya.

Syafrudin mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan untuk penerapan SSA tersebut, salah satunya untuk pembuatan rambu permanen yang akan dipasang di jalur one way.

“Insya Allah akan kami permanenkan, karena anggarannya juga sudah ada untuk pengadaan dan pembuatan rambu secara permanen,” ucapnya.

Menurutnya, uji coba SSA tahap kedua yang dimulai sejak 30 April dan hingga 3 Mei 2019 tersebut efektif mengurai kemacetan. Ia memastikan uji coba kedua tersebut menjadi yang terakhir dan segera diputuskan.

“Sudah tidak ada lagi, ini yang terakhir, sudah tidak ada lagi uji coba. Langsung diputuskan nanti saat evaluasi besok,” ujarnya.

Sementara, disinggung mengenai jalur di luar SSA yang masih macet, menurutnya masih harus dilakukan kajian. “Untuk SSA itu titiknya yang kemarin di uji coba, dan yang lainnya nanti menyusul karena masih harus dilakukan kajian,” katanya.

Ia menjelaskan, bersamaan dengan program SSA tersebut pemkot juga secara bertahap menangani persoalan infrastruktur.

“Iya pasti, Insya Allah akan dilakukan juga berbarengan. Misalnya jalan berlubang, kemudian ada yang kurang baik infrastrukturnya, itu akan kami lakukan perbaikan dan perawatan,” ucapnya.

Terkait parkir liar atau parkir di bahu jalan, ia menjelaskan akan dilakukan bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten. Hal ini karena persoalan parkir tersebut juga masuk dalam program Dishub Provinsi Banten.

“Parkir liar dan di bahu jalan juga, Insya Allah akan kami musyawarahkan dengan dinas terkait. Kemudian, ini juga kan masuk dalam program Dishub Provinsi, dan kami pun akan membantu pastinya. Karena secara wilayah Kota Serang pun masuk,” ujarnya. (Rizki/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here