Berstatus Napi Korupsi, Pemkot Serang Sudah Pecat Tiga ASN

SERANG, (KB).- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang telah memberhentikan tiga aparatur sipil negara (ASN) yang berstatus narapidana kasus tindak pidana korupsi. Pemberhentian ketiganya dilakukan sebelum adanya surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo tentang pemberhentian tidak hormat ASN koruptor.

“Sudah kami berhentikan. Sudah lama sebelum adanya surat edaran itu,” kata Sekretaris BKPSDM Kota Serang, Farach Richi kepada Kabar Banten, Selasa (18/9/2018). Ia menjelaskan, informasi pemberhentian ketiga ASN tersebut juga sudah disampaikan ke pemerintah. “Kota Serang sudah ditindaklanjuti semuanya. Tiga ASN sudah diberhentikan,” katanya.

Meski begitu, Richi enggak mengungkap identitas ASN tersebut. Begitupun tentang kasus hukumnya yang belum diketahui. “Saya tidak mau memberitau siapa-siapanya, yang pasti ada 3 orang. Itu sebelumnya masih aktif semua,” ucapnya.

Dia menuturkan, ketiga ASN tersebut pun tidak mendapatkan apapun setelah diberhentikan, baik itu fasilitas maupun tunjangan lainnya. Hal tersebut kasus hukumnya sudah inkrah saat ketiganya masih aktif sebagai ASN. “Intinya ini sudah clear ya, sudah selesai semuanya. Ketiganya berhenti dengan tahun yang berbeda,” ujar Richi.

Sebelumnya diberitakan, puluhan aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Banten diambang pemecatan, karena terlibat kasus korupsi. Hal tersebut sesuai dengan arahan dalam SE Mendagri bernomor 180/6967/SJ tertanggal 10 September 2018  yang menginstruksikan kepala daerah memberhentikan dengan tidak hormat ASN yang melakukan tindak pidana korupsi dan telah mendapatkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, tercatat ada tiga ASN yang tersangkut kasus korupsi. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here