Bersinergi Bantu Korban Tsunami Selat Sunda

BANTUAN untuk korban tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang dan Serang masih terus mengalir. Berbagai pihak bahu-membahu mengirimkan bantuan ke lokasi terdampak tsunami.

Seperti Harian Umum (HU) Kabar Banten yang membuka posko donasi di Jl. Jenderal A. Yani No. 72 Kota Serang. Bantuan dari para donatur tak terputus sejak musibah terjadi. Pada Kamis (27/12/2018), SMPN 1 Kota Serang juga menitipkan bantuannya melalui Kabar Banten.

Kepala SMPN 1 Kota Serang Muhammad Syukur mengatakan, bantuan tersebut merupakan bantuan tahap ke II setelah tahap ke I diserahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang. “Terima kasih untuk Kabar Banten dan tim relawan untuk sama-sama memberikan bantuan kepada korban. Mudah-mudahan bantuan yang dikirimkan tersebut dapat bermanfaat bagi korban,” katanya.

Pihaknya juga berencana melakukan penggalangan dana untuk korban banjir di Labuan Kabupaten Pandeglang. “SMPN 1 Kota Serang merupakan sekolah program penguatan pendidikan karakter. Kewajiban bagi kami untuk membina karakter seluruh sivitas akademika terutama tentang kemanusiaan,” ujarnya.

Menurut dia, tidak hanya memberikan bantuan tersebut untuk korban bencana. Tapi juga ada kegiatan rutin yang dilakukan dua bulan sekali dengan memberikan nasi bungkus. “Kami lakukan kegiatan tersebut pada event-event seperti maulid nabi dan hari besar Islam. Kami menyebar bahan pokok dengan nama gerakan ‘Seribu Liter’,” katanya.

Direktur PT Fajar Pikiran Rakyat Rachmat Ginandjar berterima kasih kepada SMPN 1 Kota Serang dan tim Relawan Kampung yang mempercayakan Kabar Banten untuk menyalurkan bantuan tersebut.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan tersebut dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Ke depan tidak hanya kalau ada bencana, tetapi juga akan terus bersinergi dalam hal yang lain,” kata Rachmat.

Sementara, bantuan korban tsunami juga mengalir dari perguruan tinggi, seperti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan Universitas Bina Bangsa (Uniba).

Ketua Bidikmisi Fakultas Teknik Untirta Masnan mengatakan, penyaluran bantuan khusus diperuntukkan kepada kecamatan yang tergolong sangat parah. “Kami menggalang dan tidak hanya turun kejalan namun juga ada yang berdonasi,” kata dia.

Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan Uniba Bayi Tabrani mengatakan, penggalangan dana yang dilakukan mahasiswa sangat baik dan sangat postif. “Mudah-mudahan penggalangan dana tersebut tidak hanya dilakukan untuk bencana alam tapi bisa dilakukan untuk donasi donasi bakti sosial,” katanya. (Denis/Rifki)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here