Rabu, 21 Februari 2018
Sekretaris Disdukcapil Kota Serang, Hudori.*

Belum Banyak Digunakan Masyarakat, ”Smartdukcapil” Belum Optimal

SERANG, (KB).- Aplikasi Smartdukcapil yang dibuat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang belum dimanfaatkan secara optimal. Aplikasi tersebut sejatinya untuk memudahkan dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus antre di Kantor Disdukcapil Kota Serang.

“Saat ini, untuk pengguna yang mengurus KTP-el baru 338 orang, KK ada 16 orang, akta kematian plus KK ada satu, kartu identitas anak (KIA) ada seorang, dan yang mengurus kedatangan plus KK tidak ada atau nol,” kata Sekretaris Disdukcapil Kota Serang, Hudori kepada Kabar Banten, Selasa (13/2/2018).

Aplikasi tersebut telah diluncurkan sejak April 2017 lalu. Namun, pemanfaatan aplikasi tersebut belum merata di Kota Serang.
“Saat ini, masyarakat kan rata-rata sudah memiliki gawai atau gadget sendiri, canggih-canggih. Jadi, kami buat aplikasi ini untuk memudahkan warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan dengan mudah,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya fokus untuk terus menyosialisasikan aplikasi tersebut ke masyarakat Kota Serang. Agar jumlah antrean yang ada di loket dapat ditekan dan memberikan kemudahan bagi warga yang ingin mengurus dokumen.

“Aplikasi ini dapat diunduh di PlayStore. Untuk mengunduhnya juga gratis. Di dalam aplikasi Smartdukcapil persyaratan-persyaratan pengurusan dokumen sudah tersedia, warga tidak perlu bolak-balik ke kantor hanya untuk menanyakan persyaratan,” ucapnya.

Ia menuturkan, aplikasi tersebut akan terus ditingkatkan sistemnya, jika memang masih ada yang kurang. Pemeliharaan aplikasi dilakukan, agar ke depan warga dapat memanfaatkan telepon pintarnya untuk mengurus dokumen kependudukan menggunakan aplikasi Smartdukcapil.

“Pasti ada lah kurang dan lebihnya, nanti kami akan terus memperbaiki yang kurangnya itu. Ini kan bisa memudahkan masyarakat. Jadi, mereka tinggal masuk, mengisi NIK dan di situ ada beberapa menu yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya, mereka juga dapat melihat sejauh mana proses pengajuan,” tuturnya.

Sebagaimana diberitakan, pelayanan Disdukcapil Kota Serang dalam beberapa pekan ini dikeluhkan warga. Hal tersebut, karena petugasnya dituding tidak melayani dengan baik dalam mengurus dokumen kependudukan. Kejadian tersebut, kemudian direspons oleh Komisi I DPRD Kota Serang yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Disdukcapil Kota Serang.

Kepala Disdukcapil Kota Serang, Ipiyanto kemudian angkat suara. Menurut dia, jaringan dari pusat sedang mengalami gangguan, sehingga berdampak kepada pelayanan pencetakan KTP-el.
“Perlu saya informasikan, dari kemarin sampai saat ini jaringan untuk KTP-el mengalami gangguan dari pusat. Hal ini sangat mengganggu pelayanan pada masyarakat dan menimbulkan fitnah pada petugas kami,” katanya, Kamis (8/2/2018) lalu. (TM)***


Sekilas Info

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

SERANG, (KB).- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kampung Tinggulun, Desa Cijeruk, Kabupaten Kibin, Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *