Belasan Tahun Jalan Cigemblong Rusak

Kondisi jalan yang menghubungkan Desa Cikaret, Kecamatan Cigemblong dan Desa Citepuseun, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.*

SAAT musim hujan jalan Cigemblong berlumpur, sebaliknya saat musim kemarau jalan berdebu. Hal itu menjadi keluhan warga Desa Cikaret, Kecamatan Cigemblong dan Desa Citepuseun, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.

Kondisi jalan sepanjang 15 Kilometer di wilayah itu rusak parah. Rupa jalan mirip kubangan kerbau, karena hampir 90 persen jalan hanya berupa tanah. Selama puluhan tahun jalan yang menghubungkan sejumlah desa antar kecamatan itu rusak. Dampaknya, roda perekonomian warga setempat menjadi terhambat.

Warga Desa Cikaret, Kecamatan Cigemblong, Abdul Majid (40) menuturkan, kondisi jalan tersebut sudah berlangsung sejak belasan tahun. Selama itu, jalan tak belum pernah tersentuh aspal, atau bahkan sama sekali belum ada pembangunan.

“Sudah hampir 13 tahun, ya kondisi jalan rusak seperti ini. Ada sekali pembangunan, itu pun hanya pengerasan,” kata Abdul Majid, Ahad (21/6/2020).

Menurut dia, akses jalan tersebut merupakan jalan utama warga yang menghubungkan antar desa antar kecamatan. Rusaknya jalan membuat roda perekonomian warga terahambat. Bahkan, warga serasa terisolasi karena sulitnya akses jalan yang rusak.

“Akses jalan ini merupakan jalan utama. Ada warga yang mau ke kantor kecamatan, warga yang menjual hasil panen, melewati jalan yang rusak ini, jadi sulit,” ucapnya.

Ia berharap, pemerintah daerah segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Karena, warga selama ini sangat mengidam-idamkan jalan yang baik. “Keinginan kami cukup sederhana, hanya ingin jalan bagus,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak, Maman S Parman membenarkan jalan tersebut rusak. Perbaikan jalan itu harus bersipat peningkatan. Karena kerusakannya berat. “Itu harus peningkatan. Kondisi kerusakannya berat,” ujarnya. (Galuh Malpiana)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here