BAZNAS Kabupaten Serang Teken MoU dengan Kabar Banten

SERANG, (KB).- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Harian Umum Kabar Banten dan Bank Jabar Banten (Bjb), Selasa (29/1/2019). Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk melakukan transparansi laporan keuangan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Serang Wardi Muslich mengatakan, kerjasama dilakukan dengan tiga pihak yakni dari BAZNAS selaku penyedia informasi untuk dilaporkan. Kemudian Bjb yang memberikan biaya untuk penayangan informasi dan Kabar Banten yang menayangkan informasinya.

“Laporan yang ditayangkan selama setahun ini mulai Desember-Januari 2019,” ujarnya kepada Kabar Banten saat ditemui setelah penandatanganan.

Wardi mengatakan, kerjasama dengan Kabar Banten sudah berlangsung cukup lama sekitar 15 tahun. “Itu sejak Pak Suparman jadi ketuanya. Saya jadi ketua itu dari 2008,” ucapnya.

Dirinya berharap dengan adanya kerjasama maka pengelolaan zakat menjadi transparan. Sehingga masyarakat menjadi tahu dan mereka jadi percaya untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Untuk tahun ini, pihaknya menargetkan dapat mengumpulkan zakat hingga Rp 12,2 miliar.

“Potensinya dari UPZ di dinas dan intansi, kita ada sekitar 200 UPZ dari dinas dan instansi, sekolah, guru SD, kecamatan dan perusahaan rekanan pemda,” katanya.

Sedangkan untuk program unggulan dari BAZNAS tahun ini masih untuk bedah rumah. Dimana tahun 2019 ada sekitar 80 rumah yang ditargetkan akan dibangun. “Tahun kemarin 75 rumah naik sekitar 5 rumah sekarang. Kami punya program kampung BAZNAS itu ada dua kecamatan biasanya 40 rumah sisanya dibagi di kecamatan lain,” tuturnya.

Kepala Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Bank Jabar Banten (Bjb) Cabang Serang Eris Suryadi mengatakan, sebagai bank di wilayah Kabupaten Serang maka pihaknya memiliki kewajiban untuk membantu masyarakat sekitar.
Terlebih BAZNAS merupakan bagian dari instansi pemerintah dimana mereka membutuhkan ketranspararan.

“Dengan MoU ini laporan-laporan keuangan ditampilkan supaya masyarakat tahu dari mana saja dana yang dihimpun dan kemana saja disalurkannya,” ujarnya.

Eris mengatakan, sebelum melakukan MoU biasanya zakat Bjb dikumpulkan dari kantor pusat. Namun kini dengan adanya kerjasama, zakat itu diberikan ke BAZNAS. “Dan terserah BAZNAS mau disalurkan kemana,” ucapnya.

Direktur Harian Umum Kabar Banten Rachmat Ginandjar mengaku berterimakasih dengan kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS dan Bjb. “Kita sudah lama kerjasama. Selaku media, kami juga punya dua sisi yakni bisnis dan sosial. Ini adalah bagian aspek sosial yang ada dalam misi kami. Mudah-mudahan kerjasama ini membawa keberkahan buat Bjb dan BAZNAS,” ujarnya.

Ragin sapaan akrabnya mengatakan, sekarang ini Kabar Banten tidak hanya memproduksi koran. Melainkan ada juga platform lain dalam bentuk non fisik. “Itu bisa dilihat di kabar-banten.com. Misalnya masyarakat mau lihat berita tapi tidak memungkinkan beli koran bisa lihat disana,” katanya.

Dengan platform tersebut, memungkinkan untuk menjangkau pembaca lebih luas. “Banyak masyarakat luar Banten yang tahu berita di Banten bukan dari koran tapi dari kabar-banten.com nya. Kita ada juga berupa video yang bisa dilihat di kanal YouTube Chanel,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here