Baznas Banten Salurkan Hewan Kurban untuk Korban Gempa Bumi di Pandeglang

PANDEGLANG, (KB).- Baznas Provinsi Banten meyalurkan hewan kurban titipan donatur kepada korban terdampak bencana gempa bumi di Desa Panjangjaya Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang, Senin (12/8/2019).

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Baznas Provinsi Banten Moh Suhri Utsman mengatakan kegiatan tersebut merupakan program pemberdayaan yang digagas Baznas. Kegiatan ini diberi sebutan “Program Kurban Berdayakan Desa”.

Dorong perputaran ekonomi

Program tersebut  ditujukan untuk mendorong perputaran ekonomi serta memberikan manfaat dari masyarakat di perkotaan kepada masyarakat di pedesaan. Program ini dapat menjadikan sumber pendapatan bagi masyarakat, khususnya peternak di pedesaan melalui pemberdayaan peternak desa.

“Hewan kurban dibeli dari pemberdayaan peternak di desa dan didistribusikan bagi warga desa yang membutuhkan. Hal ini juga akan mendorong perputaran roda ekonomi dan peningkatan gizi yang dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang ada di desa,” kata Suhri.

Menurut Suhri, pada tahun ini, Baznas Provinsi Banten menyalurkan titipan hewan kurban sebanyak tujuh ekor kambing dan satu ekor kerbau. Hewan kurban ini berasal dari para donatur yang menitipkan hewan kurbannya kepada Baznas Provinsi Banten.

“Alhamdulillah pada hari ini telah kami salurkan enam ekor kambing dari Baznas Provinsi Banten, dua ekor kambing dan dua ekor sapi titipan dari Baznas  RI untuk korban terdampak bencana gempa bumi di Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang,” kata Suhri.

Daging hewan kurban tersebut didistribusikan ke empat kampung, yaitu Kampung Situgaru, Kampung Sawah, Kampung Panjangjaya, dan Kampung Kadupandak.

Sebelumnya, Baznas Provinsi Banten juga telah menyalurkan titipan kurban tepat pada hari Idul Adha 1440 H (11/8/2019). Kurban yang disalurkan itu meliputi  satu ekor kambing di Kemang, Kota Serang dan satu ekor kerbau di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

“Dengan demikian, total hewan kurban yang kami salurkan sebanyak tujuh ekor kambing dan satu ekor kerbau dari Baznas Provinsi Banten, dua ekor kambing dan dua ekor sapi dari Baznas RI,” ujar Suhri.

Kurangi penggunaan plastik

Pada bagaian lain, Suhri menjelaskan pada pelaksanaan kurban tahun ini, Baznas Provinsi Banten berupaya mengurangi penggunaan plastik dan memilih menggunakan daun pisang dan besek anyaman bambu untuk mendistribusikan hewan kurban.

“Kami tidak menganjurkan menggunakan kantong plastik berwarna hitam karena berbahaya dan tidak ramah lingkungan,” kata Suri.

Kendati demikian, Suhri mengaku belum bisa sepenuhya mengurangi penggunaan kantong plastik. “Untuk memudahkan membawa besek anyaman bambu kepada para penerima manfaat kami masih menggunakan kantong plastik berwarna putih,” katanya.

Seorang penerima manfaat, Jasrip menyampakan ucapan terima kasih kepada para donatur yang telah menitipkan hewan kurbannya kepada Baznas Provinsi Banten. “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak ibu yang telah memberikan hewan kurbannya pada kami. Semoga menambah keberkahan kepada bapak ibu sekalian. Sukses selalu untuk para donatur Baznas Provinsi Banten,” katanya.(IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here