Baznas Banten Gelar Pesantren Ramadan Selama Tiga Hari

SERANG, (KB).- Baznas Provinsi Banten menggelar kegiatan Pesantren Ramadan untuk pelajar SLTA se- Banten di Saung Galih Banten Lama, Kota Serang. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, Rabu-Jumat (29-31/05/2019),

Konsep kegiatan Pesantren Ramadan seperti pesantren pada umumnya. Bedanya, hanya pada aspek waktunya. Pelaksana atau panitia kegiatan ini adalah penerima program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS)

Dalam sambutan acara pembukaan, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Banten  Moh Suhri Utsman mengatakan Pesantren Ramadan merupakan salah satu program Ramadan Baznas Banten.

Tujuan kegiatan memberikan pemahaman agama kepada peserta Pesantren Ramadan sekaligus menyosialisasikan dan mengampanyekan seputar zakat. “Mulai dari penghimpunan, pengelolaan, dan sampai pendistribusiannya,” kata Suhri.

Ketua pelaksana kegiatan Kaifi Azmi melaporkan jumlah peserta Pesantren Ramadan sebanyak 100 orang. Mereka adalah siswa-siswa  SLTA se-Banten .   Kegiatan yang digelar setiap tahun ini banyak memberikan pemahaman tentang agama sekaligus pengetahuan mengenai zakat.

Kaifi yang juga penerima beasiswa SKSS Baznas Banten menyampaikan ucapan terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan kewajiban membayar  zakatnya melalui Baznas. Dia menilai manfaat zakat ini sangat terasa.

Sementara itu, salah seorang peserta Pesantren Ramadan Muhamad Fathi Rizqillah mengatakan kegiatan ini sangat luar biasa manfaatnya, apalagi pada bulan suci Ramadan.

“Di tambah dengan pembicara-pembicara yang luar biasa dalam menyampaikan materinya. Jadi, selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, saya juga bisa bertemua dengan kawan-kawan baru dari sekolah-sekolah lain di Banten,” katanya.

Peserta lainnya, Fathi dari SMAN 2 KS Cilegon mengaku sangat bersemangat mengikuti Pesantren Ramadan walaupun harus memakan waktu liburan. “Justru kalau tidak ikut kegitan ini malah merasa rugi karena tidak bisa menambah ilmu dan tidak akan bertemu dengan kawan-kawan baru,” ujarnya

Dalam kegiatan ini peserta juga diajak untuk menyosialisasikan dan mengampanyekan seputar zakat di tempat wisata ziarah Banten Lama. Mereka  memberikan pemahaman mengenai zakat kepada wisatawan di sekitar wisata ziarah Banten Lama.

Kampanye dan sosialisai oleh peserta ini tidak akan berhenti pada akhir acara. Akan tetapi  mereka didorong untuk terus menyosialisasikan dan mengampanyekan zakat di lingkungan tempat tinggal serta sekolahnya masing-masing.(Su)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here