Baznas Banten, BTB, dan UIN SMHB Buat Jalur Evakuasi Bencana di Kertajaya

PANDEGLANG, (KB).-  Baznas Provinsi Banten bekerja sama dengan Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin Banten (SMHB) membuat jalur evakuasi dan titik kumpul bagi masyarakat Desa Kertajaya Kecamatan Sumur Pandeglang, Sabtu (17/8/2019).

Kegiatan itu dilakukan Baznas bersama BTB dan mahasiswa UIN SMHB untuk memudahkan masyarakat menyelematkan diri jika terjadi bencana alam tsunami di daerah tersebut.  Sejauh ini, infrastruktur dan rambu-rambu evakuasi di daerah tersebut dinilai masih relatif kurang memadai.

Keterangan yang dihimpun Kabar Banten, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program “Sosialisasi Zona Bencana dan Pencegahan”.  Program ini digelar Baznas Provinsi Banten bekerja sama dengan  BTB dan Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 09. 10 dan 03B UIN SMHB.

Acara sosialisasinya digelar di Balai Desa Kertajaya  dan dibuka oleh Kepala Desa Kertajaya Burhan. Kegiatan ini dihadiri warga Kampung Siaga Bencana (KSB), Ketua RT/ RW, siswa SMP, MTs dan SMA.

Dalam kegiatan sosialisasi itu, masyarakat mendapatkan materi pembekalan menghadapi bencana dan pencegahannya serta cara menanam pohon mangrove. Narasumbernya dari BTB, Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), dan Iin Ratna Sumirat, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 09,10 dan 03B UIN SMHB.

Staf pelaksana BTB Provinsi Banten ZaIn Ramdhani menjelaskan dalam kegiatan sosialisasi tersebut masyarakat mendapatkan informasi atau pengetahuan tentang penanggulangan risiko bencana di Desa Kertajaya Kecamatan Sumur, Pandeglang.

Menurut ZaIn Ramdhani Desa Kertajaya termasuk salah satu daerah rawan bencana.  Hal ini terbukti desa ini termasuk wilayah terdampak bencana Tsunami Selat Sunda pada 2018 dan gempa bumi yang teradi bulan ini.

“Kegiatan ini juga guna mengisi HUT ke-74 Republik Indonesia dengan hal-hal yang positif,” katanya.

Selain kegiatan sosialisasi, Baznas Banten, BTB, dan Mahasiswa UIN SMHB dengan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan menanam mangrove di Muara Baru Desa Kertajaya. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah abrasi, tsunam,  dan penyerapan  polutan.

Sementara itu, Kepala Desa Kertajaya Burhan sangat mengapresiasi kegiatan ini, Oleh karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Baznas Provinsi Banten dan BTB.

“Pada tahun lalu juga, saat tsunami melanda daerah kami, Baznas Banten dengan BTB-nya sangat sigap dan tanggap membantu kami,” katanya.

Burhan juga mengucapkan terima kasih kepada Kelompok KKN UIN SMH Banten atas terselenggaranya kegiatan ini. Dia mengaharapkan masyarakat  dapat lebih aktif, sigap, dan tanggap terhadap kegiatan seperti ini. (IF)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here