Selasa, 25 September 2018

Bawaslu Banten Tindaklanjuti Sengketa Parpol

SERANG, (KB).- Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten menindaklanjuti pengajuan sengketa yang diajukan enam parpol, tentang keberatan atas status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) kepada bacaleg yang ditetapkan KPU Provinsi Banten, beberapa waktu lalu. Tindak lanjut tersebut diawali dengan melakukan mediasi.

Seperti diketahui, enam parpol peserta Pemilu 2019 yakni Partai Berkarya, PAN, Perindo, Golkar, PBB dan PKPI mengajukan sengketa atas KPU Provinsi Banten kepada Bawaslu Provinsi Banten. Mereka keberatan atas status TMS yang diputuskan KPU Provinsi Banten kepada beberapa bacaleg masing-masing parpol.

KPU menetapkan bahwa dari 1.112 bacaleg yang diajukan oleh seluruh parpol, 56 di antaranya dinyatakan TMS administrasi. Sedangkan 39 bacaleg yang gugur diakibatkan tidak terpenuhinya keterwakilan 30 persen perempuan, dan/atau penempatannya di lima daerah pemilihan (dapil) DPRD Provinsi Banten.

Anggota Bawaslu Banten, Ali Faisal menuturkan, mediasi pertama dilakukan pada Senin (20/8/2018) untuk sengketa dari Partai Perindo dan Partai Berkarya. Mediasi kedua parpol ini akan dilanjutkan Kamis (23/8/2018).

“Mediasi oleh perbawaslu (peraturan bawaslu) nomor 18 tahun 2017 diberikan waktu dua hari. Jika ada kesepakatan antara pemohon dan termohon majelis mediasi akan membuatkan BA (berita acara) tercapainya kesepakatan mediasi dan putusan. Tetapi jika dalam waktu dua hari mediasi itu buntu, dilanjutkan ke sidang ajudikasi,” katanya, Senin (20/8/2018).

Mediasi selanjutnya dilakukan pada Selasa (21/8/2018) untuk Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB). Kemudian selanjutnya disusul PKPI dan Partai Golkar. “Hari ini (kemarin) kami sudah melakukan mediasi Partai Perindo dan Partai Berkarya,” ujar pria mantan Anggota KPU Kota Serang ini.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Didih M Sudi mengatakan, sebelum mediasi pihaknya sudah menerima berkas pengajuan sengketa keenam parpol. Pengajuan sengketa mereka pun langsung diregister dan kemarin mulai ditindaklanjuti melalui penyelesaian tahap awal berupa mediasi.

“Hari ini (kemarin) ada mediasi dua parpol. Tahap pertama mediasi, kalau tidak ada kesepakatan bisa lanjut ke tahap sidang ajudikasi. Hari ini (menindaklanjuti sengketa dari) Perindo pada pukul 10.00 dan Partai Berkarya pukul 13.30,” ujarnya.

Soal peluang dikabulkannya sengketa dari parpol berdasarkan materi yang diajukan, mantan anggota KPU Provinsi Banten ini enggan berkomentar. Bawaslu Provinsi Banten akan melihat perkembangan lebih lanjut dalam mediasi. “Dalam hal ini kami sebagai majelis pemeriksa dan pemutus memilih tidak beropini,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota KPU Provinsi Banten, Eka Satialaksmana mengatakan, pihaknya siap mengikuti seluruh rangkaian sengketa yang diajukan parpol kepada Bawaslu Provinsi Banten. Persiapan yang dilakukan pihaknya yaitu dengan menyusun data-data terkait dengan materi sengketa.

“Tadi (kemarin) kami sudah ikuti proses mediasi dengan dua parpol yaitu Berkarya dan Perindo. Mediasi akan dilanjutkan pada mediasi tahap kedua (yang digelar) pada Kamis (23/8/2018) dan Jumat (24/8/2018),” tuturnya. (SN)*


Sekilas Info

Pilpres 2019, Balad Jokowi Fokus Pemenangan Jabar-Banten

SERANG, (KB).- Relawan Balad Jokowi fokuskan meraih kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin diwilayah Jawa Barat dan Banten pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *