Barbuk Kejahatan Narkotika Naik Signifikan

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten Brigjen Pol. Tantan Sulistyana disaksikan tersangka langsung saat melakukan pemusnahan sabu menggunakan blender di Kantor BNNP Banten, Rabu (4/12/2019). Badan Narkotika Nasional Provinsi Banten memusnahkan sebanyak 197,5 gram narkoba jenis sabu senilai Rp 200 juta lebih yang diamankan dari kurir narkoba asal Aceh berinisial IG saat ditangkap petugas di Jalan Raya Mauk, Kelurahan Sujadi, Kecamatan Sepatan, Kota Tangerang, Kamis (24/11/2019) lalu.*

Selama kurun waktu 2019 Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten mengamankan barang bukti dari kejahatan narkotika jenis sabu seberat 15,8 kilogram dan ganja 150 kilogram. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari 2018 di mana sabu yang diamankan sebanyak 7,2 kilogram.

Demikian teruangkap dalam pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan jaringan narkotika yang dilakukan BNNP Banten di Kantor BNNP Banten, Kota Serang, Rabu (4/12/2019).

Kepala BNNP Banten Brigjen Pol. Tantan Sulistyana mengatakan, secara umum jumlah kasus berikut tersangka yang ditangani BNNP Banten antara 2019 dan 2018 mengalami penurunan. “2019 kami ada enam kasus ada 16 tersangka,” katanya kepada wartawan usai pemusnahan barang bukti.

Akan tetapi, dilihat dari barang bukti yang diamankan mengalami peningkatan secara signifikan. Misalnya untuk sabu, pada 2018 barang bukti yang diamankan seberat 7,2 kilogram sedangkan pada 2019 15 kilogram. Peningkatan signifikan juga terjadi pada barang bukti jenis ganja. Dia tak merinci berapa jumlah yang diamankan pada 2018. Untuk 2019 sendiri jumlahnya seberat 150 kilogram.

“Kalau banding dengan 2018 memang secara jumlah kasus yang ditangani dengan jumlah tersangka memang mengalami penurunan, tapi kalau melihat barang bukti secara kuantitas barang bukti yang berhasil kita amankan mengalami kenaikan yang sangat signifikan,” katanya.

Kasus yang terbaru dan sedang ditangani oleh BNNP Banten adalah penangkapan terhadap seorang petani asal Aceh yang sedang membawa sabu kurang lebih seberat 197,5 gram. Petani berinisial IG ini ditangkap di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Sepatan, Kota Tangerang saat mengendarai kendaraan travel berisi 197,5 gram sabu.

Tantan menjelaskan, sabu yang dibawa IG akan diantarkan menuju Bogor, Jawa Barat melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. “Ke Bogor, di Bogor dia edarkan lagi. Dia bawa dari Aceh tujuan Bogor lewat Merak,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka yang bersangkutan baru pertama kali menjadi kurir pengantar sabu. Untuk motifnya sendiri masih dalam tahap pengembangan. Dugaan sementara yang bersangkutan menerima upah dari mengantarkan sabu.

“Untuk sementara kan kita belum ngembangkan ke penerima, lagi dikembangkan penerima. Pasti akan berkembang, penerima nanti berkembang dia dapat barang darimana, karena dia sebagai kurir saja,” katanya.

Akibat perbuatannya, IG dijerat dengan pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 112 ayat 2 pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2019 tentang Narkotika. “Dari pengungkapan ini barang bukti kurang lebih seberat 197,5 gram dapat menyelamatkan kurang lebih 800 orang generasi penerus bangsa,” tuturnya. (Sutisna)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here