Banyak Pemain Anyar, Kualitas Kompetisi Serang Super League Meningkat

SERANG, (KB).- Setelah dibukanya bursa transfer pemain di kompetisi Serang Super League (SSL) pada tanggal 1-6 September kemarin, banyak perubahan yang terlihat dari segi pola permainan sejumlah tim. Hal tersebut turut meningkatkan kompetisi Serang Super League tersebut.

CEO Serang Super League (SSL), Dede Rony mengatakan, banyak yang mengalami perubahan secara signifikan, seperti hampir keseluruhan tim ada peningkatan permainan.

“Sangat berbeda, karena banyak pemain yang berpengalaman direkrut oleh ke 12 tim yang ada di SSL tahun ini. Seperti saat pertandingan Bayonet FC melawan Persikal Muda, kualitas permainan kedua tim meningkat pesat, dan kemudian dimenangkan oleh Bayonet FC 3-2 Persikal Muda,” ucapnya.

Di pekan keenam SSL 2019, Dede mengaku hasil pertandingan lebih banyak yang bermain imbang. “Baru kali ini ada 2 tim lebih yang skornya draw (imbang), seperti Gramacil FC vs Casper FC, lalu Geger FC vs Pakupatan FC, kemudian ada Gelam United vs Lapis Baja FC, ketiga pertemuan tersebut skornya tanpa gol (0-0),” katanya kepada Kabar Banten.

Menurut Dede, hal itu dikarenakan kurangnya adaptasi pemain terhadap pola permainan tim. “Bisa juga karena faktor kekuatan tim yang cukup berimbang, sebagian sudah adaptasi, sering bertemu dan main bareng,” ujarnya.

Dengan hasil yang banyak imbang, Dede menginformasikan papan klasemen pekan keenam semakin ketat di tengah. “Di pucuk klasemen tinggal menyisakan 2 tim yang saling kejar-kejaran yakni PBR FC dan Peruzzi, beda di selisih gol. PBR tersalip oleh Peruzzi saat ini dengan raihan poin 18, sisanya, itu bersaing di tengah untuk merebut posisi kelima besar sampai ketiga besar,” tuturnya menjelaskan.

Diketahui, dari 14 klub SSL 2019, hanya 12 klub yang melakukan rekrutan terbaru, sedangkan Casper FC dan Lapis Baja tidak melakukan rekrutan terbaru sama sekali. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here