Banyak Jabatan Kosong, RPJMD Pemprov Banten Bisa Terhambat

SERANG, (KB).- Banyaknya kekosongan jabatan pada pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dapat menghambat pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov Banten.

Sebab, pelaksana tugas (plt) yang diamanatkan mengisi sementara kekosongan tersebut, memiliki kewenangan terbatas untuk mengeksekusi program.

“Pasti, kekosongan jabatan itu pasti mengganggu capaian RPJMD. Karena, kewenangan plt untuk mengambil keputusan pasti lebih sedikit dibanding dia sebagai kepala dinas definitif,” ujar Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Budi Prajogo, Selasa (28/1/2020).

Budi mengatakan, pelaksanaan program di OPD tanpa adanya kepada yang definitif memang masih bisa berjalan. Akan tetapi, pelaksanaan tersebut akan kurang maksimal karena kewenangan plt terbatas, dibanding kepala yang definitif.

“Seperti dindik itu masih plt, padahal itu dinas besar anggarannya. Banyak program Pak Gubernur yang nempel di sana yang ada di RPJMD termasuk unit sekolah baru. Tentunya akan mengganggu sekali bagi plt untuk mengeksekusi program yang sudah direncanakan oleh Pak Gubernur sendiri dalam capaian RPJMD,” ujarnya.

Atas kondisi itu, dia mendorong Gubernur Banten segera melakukan pengisian jabatan, baik melalui lelang jabatan maupun rotasi.

“Kepastian jadi penting bagi birokrasi kita sehingga program-program yang sudah ada, sudah dianggarkan yang berkaitan dengan RPJMD itu bisa segera dilaksanakan. Apalagi sekarang banyak kerjaan besar yang menunggu di Banten ini,” katanya.

Bagi OPD yang sudah lelang jabatan dan mengerucut ke tiga besar, gubernur diharapkan tak ragu memilih satu di antaranya. Dengan catatan, pejabat bersangkutan memenuhi kriteria penilaian yang dipersyaratkan.

“Karena ke depan tugas pelaksanaan APBD menunggu untuk dieksekusi oleh pejabat yang sekarang ini ada,” katanya.

Terkait pencopotan Kabiro Kesra Setda Provinsi Banten, politisi PKS ini enggan memberikan penilaian terkait alasan gubernur melakukan pencopotan tersebut. Secara formal memang bisa dibenarkan bahwa yang sudah lima tahun harus dicopot.

“Itu kita hormati tapi apapun kalau sudah copot jangan ada kekosongan. Kalau sudah dinonjobkan kita berharap segera ditunjuk yang definitif. Apakah dari dinas lain digeser yang dianggap mampu, dipercaya Pak Gubernur untuk melaksanakan program-program,” ucapnya.

Untuk menindaklanjuti kekosongan jabatan di internal Pemprov Banten, ia mengaku Komisi I DPRD Banten akan segera memanggil BKD dan Sekda Banten. “Kita akan panggil untuk mengevaluasi kenapa ini bisa terjadi dan upaya untuk mempecepat untuk mendefinitifkan plt,” tuturnya.

Bungkam

Sementara itu, terkait lelang jabatan di internal Pemprov Banten, Sekda Banten Al Muktabar memilih bungkam dan enggan memberikan komentar.

“Kalau yang itu dan open bidding, saya puasa (tidak memberikan komentar) dulu,” katanya.

Berdasarkan catatan, sedikitnya terdapat empat OPD Pemprov Banten yang mengalami kekosongan dan diisi oleh plt. Rinciannya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Biro Kesra dan Biro Bina Perekonomian Setda Provinsi Banten, Asisten Daerah (Asda) Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Untuk Dindikbud Banten dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, saat ini proses lelang jabatannya masih berjalan dengan tahap tes makalah. Sementara untuk lelang jabatan Kabiro Bina Perekonomian sudah dilakukan. Akan tetapi belum ada pejabat yang dilantik karena pemprov masih melakukan penelusuran terhadap rekam jejak salah satu pejabat yang masuk dalam tiga besar.

Untuk diketahui, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah penjabaran dari visi, misi, dan program Kepala Daerah dalam hal ini Wahidin Halim dan Andika Hazrumy. RPJMD disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) serta memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here