Banyak Hasil Kajian & Penelitian Belum Terpublikasi

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Serang, Anang Mulyana membuka acara diseminasi hasil kajian penelitian dan pengembangan Kabupaten Serang 2018, di Aula Tubagus Suwandi, Rabu (16/1/2019).*

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang, Anang Mulyana menyebutkan, saat ini banyak hasil kajian dan penelitian yang kurang terpublikasi. Akibatnya, hasil kajian dan penelitian tersebut, tidak diaplikasikan secara sempurna.

“Hasil penelitian dan pengembangan perlu didiseminasikan lebih lanjut. Kendala yang dihadapi kurangnya publikasi diseminasi untuk diaplikasikan. Kami sadari betul tiap tahun kami hasilkan penelitian dan kajian, tapi karena kurangnya publikasi, sehingga hasil kajian itu tidak diaplikasi secara sempurna,” katanya dalam sambutannya saat membuka acara diseminasi hasil kajian penelitian dan pengembangan Kabupaten Serang 2018 dengan seluruh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan, di Aula Tubagus Suwandi, Rabu (16/1/2019).

Ia berupaya, agar hasil kajian bisa diimplementasikan untuk seluruh OPD se-Kabupaten Serang. Melalui diseminasi, diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik. “Kemudian, makin baik pelayanan. Melalui diseminasi penelitian dan pengembangan, agar hasil tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Dengan demikian, akan diperoleh dua nilai sekaligus, yaitu nilai tambah bagi pemerintah dan masyarakat yang memanfaatkan hasil penelitian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah melaksanakan beberapa penelitian bekerja sama dengan beberapa pusat kajian, salah satunya dengan pihak LAN (Lembaga Administrasi Negara). Menurut dia, pihak LAN, adalah pihak kajian pertama dalam bentuk Kelitbangan. “Jadi, itu menjadi dasar untuk penyusunan rencana-rencana kajian di tahun-tahun berikutnya,” ucapnya.

Selain itu, dia berharap, semua OPD juga bisa melakukan kajian, karena hal tersebut, bisa dijadikan dasar OPD untuk mengusulkan kajian berdasarkan rencana Kelitbangan. “Mungkin nanti ada masukan dari program itu tidak ada masalah untuk evaluasi, tapi paling tidak ada rencana,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bagian Administrasi pada Pusat Kajian dan Sentralisasi dalam Pemerintah Daerah LAN RI, Widhi Novianto menuturkan, ada beberapa hasil dari kajian LAN dengan Bappeda. Pertama, terkait rencana induk perimbangan menjadi sesuatu yang penting sekali untuk Kabupaten Serang. Hal tersebut, karena dalam rangka melakukan kegiatan kelitbangangan.

Sebab, kata dia, hasil tersebut akan menjadi acuan atau referensi terkait tema-tema kegiatan apa saja yang akan dilakukan selama 5 tahun ke depan. Ada perubahan yang luar biasa dalam manajemen penelitian yang dilakukan di Kabupaten Serang.

“Artinya akan ada kelembagaan yang nanti akan dibentuk oleh Bupati Kabupaten Serang untuk kegiatan kelitbangangan 5 tahun ke depan. Jika sebelumnya masih terpecah-pecah tidak terintegrasi masing-masing OPD, tapi dengan mekanisme nanti dalam kelembagaan itu akan terorganisir dan terintegrasi dengan baik. Artinya kegiatan kelitbangangan yang dapat mendukung RPJMD Kabupaten Serang dalam mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) dari masing-masing OPD,” ujarnya.

Kemudian, terkait Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), ucap dia, pihaknya juga memberikan masukan terkait bagaimana menggenjot sektor unggulan yang ada di Kabupaten Serang. “Perlu ada kebijakan, treatment atau upaya sinergis bagaimana mencapai PDRB Kabupaten Serang. Terus juga dapat mewujudkan RPJMD dan visi misi kepala daerah,” tuturnya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here