Bantuan Ramadan untuk Korban Tsunami

Lima bulan sudah peristiwa Tsunami Selat Sunda terjadi dan menelan ribuan korban. Tugas manusia sebagai makhlus sosial belum usai, hingga kini kondisi para penyintas masih tertatih-tatih untuk bisa kembali bangkit melanjutkan kehidupannya.

Direktur Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harfa, Indah Prihanande menyampaikan bahwa LAZ Harfa sebagai lembaga zakat yang lahir dari Banten, masih setia menemani dan melayani penyintas tsunami Selat Sunda Banten. Sejak kejadian bulan desember tahun lalu, pos layanan LAZ Harfa sudah ada di lokasi bencana dan masih buka hingga hari ini dan Insya Allah hingga akhir tahun nanti.

“Kami belum mundur ke barak, karena proses penanganan pemberdayaan ekonomi harus terus berjalan. Karena nafas kehidupan mereka yang sesungguhnya ada disini. Para nelayan kehilangan dan mengalami kerusakan perahu, 700 perahu hingga kini belum tuntas, duka masih tersimpan, luka masih menganga bagi para mereka penyintas tsunami,” tuturnya kepada Kabar Banten, Selasa (21/5/2019).

Manager Program LAZ Harfa, Imam Hidayat, mengatakan momen Ramadan adalah momen yang tepat untuk melakukan kebaikan dan berbagi dengan mereka (penyintas tsunami-red), sebab selain dapat menciptakan kebahagiaan untuk mereka, juga kebaikan tersebut akan Allah balas dengan kebaikan yang jumlahnya berkali-kali lipat.

“Ramadan tahun ini, LAZ Harfa masih terus bersama para penyintas melalui program ‘Semangat Ramadan Semangat Berbagi’, pogram-program ini bertujuan untuk mewujudkan harapan mereka agar dapat bersemangat menjalani Ramadan ini dan juga membangkitkan perekonomian maupun kondisi psikis mereka di bulan suci,” ujarnya.

Imam mengatakan, selama 14 hari Ramadan ini, LAZ Harfa telah menyalurkan bantuan baik berupa perahu, modal tunai dan gerobak harapan untuk ratusan pedagang kecil dan lainnya, serta memberikan sejumlah peralatan dapur bagi mereka dan terus menerus melakukan trauma healing, baik untuk anak-anak maupun dewasa.

“LAZ Harfa menyalurkan bantuan makanan berbuka puasa dan melakukan kajian bareng nelayan untuk mencerahkan hati mereka di bulan penuh berkah dan rahmat ini,” ucapnya.

Inayah, salah satu penyintas tsunami Selat Sunda, mengucapkan rasa syukur dan terimakasihnya. “Alhamdulillah, terimakasih LAZ Harfa dan orang-orang baik disana yang mau bantu kami disini, kami ngga bisa bales. Doa selalu kami panjatkan biar semuanya diberikan kelancaran rezeki lagi,” katanya sambil berkaca-kaca. (Azzam/KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here