Bantu Warga Terdampak Covid-19, Dimyati Natakusumah Beli 11 Ton Beras Lokal

Anggota Komisi III DPR RI asal daerah pemilihan Pandeglang-Lebak Dimyati Natakusumah (tengah) membeli 11 ton beras lokal hasil panen kelompok tani (Poktan) Barokah Pandeglang.*

PANDEGLANG, (KB).- Anggota Komisi III DPR RI asal daerah pemilihan Pandeglang-Lebak Dimyati Natakusumah membeli 11 ton beras lokal hasil panen kelompok tani (Poktan) Barokah Pandeglang untuk dibagikan kepada para marbot dan warga yang terdampak Covid-19.

Hal tersebut dilakukan politisi PKS tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap petani ditengah wabah Covid-19 dan menjaga harga beras serta perputaran uang tidak keluar daerah.

“Saya membeli beras lokal untuk disumbangkan kepada para marbot dan warga yang ekonominya terdampak Covid-19. Beras ini akan dibagikan kepada warga di kecamatan di Kabupaten Pandeglang dan 28 kecamatan di Kabupaten Lebak,” ujar Dimyati saat dihubungi Kabar Banten melalui telepon genggamnya, saat reses di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Rabu (13/5/2020).

Politisi PKS Dimyati Natakusumah menyerahkan beras ‎secara simbolis untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, saat reses di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Rabu (13/5/2020).*

Hadir kegiatan tersebut Ketua DPD PKS Pandeglang yang juga Wakil Ketua DPRD Pandeglang Asep Rafiudin, Sekretaris Umum DPD PKS Lebak, Lily Sugiyanto.

‎Ketua Poktan Barokah Afit Hikmah merasa bersyukur dan menyampaikan terimakasih kepada anggota DPR dari Fraksi PKS yang sudah peduli terhadap petani dengan membeli beras hasil panen sebanyak 11 ton. 

“Ya, beras yang dibeli Pak Dimyati akan dibagikan kepada para marbot dan warga terdampak Covid-19,” ujarnya. 

Selain itu, kata Afit, hasil panen Poktan Barokah juga akan dijual ke Bulog, karena hasil panennya tahun ini sangat bagus mencapai 43 hektare.

‎“Karena ini merupakan sawah tadah hujan, saya mengharapkan pihak pemerintah melalui dinas terkait untuk bisa membuat saluran irigasi yang lebar dari hulu ke hilir. Sebab di ujung sana ada bendungan Sadang,” ujar Afit.

Untuk menjaga kualitas gabah dan beras agar tetap baik, dia berharap ada bantuan alat pengering padi. (EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here