Bantu Pasarkan Produk Petani, Pasar Tani Direncanakan Jadi Agenda Rutin Bulanan

Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri diampingi Kepala Dinas Pertanian Dadang Hermawan saat meninjau produk petani di pasar tani, Jumat (9/8/2019).*

SERANG, (KB).- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang kembali menggelar kegiatan pasar tani di Halaman Pendopo Bupati Serang, Jumat (9/8/2019). Kegiatan tersebut, dinilai mendapat respons positif dari berbagai pihak. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana menjadikan pasar tani sebagai agenda rutin bulanan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, kegiatan pasar tani ditujukan untuk membantu petani memasarkan produk secara mudah ke konsumen terutama ke aparatur sipil negara (ASN). “Dan hasilnya sangat baik respons dari masyarakat terutama ASN, apalagi ini menjelang Iduladha,” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, kegiatan tersebut, harus dilakukan secara rutin. Sebab, berdampak signifikan terhadap para petani untuk memasarkan secara mudah, karena difasilitasi oleh Dinas Pertanian. “Ada undangan di medsos segala (kepada petani dan ASN), saya rasa ini makin siang makin habis jualan produknya,” ujarnya.

Ia berharap, ke depan pasar tani tidak hanya dilakukan menjelang Iduladha atau Idulfitri, tetapi pada saat apel Senin juga bisa dilakukan. “Bisa secara rutin apakah sebulan sekali atau tiga bulan sekali, bukan hanya ketika Idulfitri atau Iduladha. Responsnya kalau Idulfitri dan Iduladha luar biasa, tapi saya yakin kalau pas apel juga, karena kami tujuannya pasarkan produk petani jadi pasti laku saja,” ucapnya.

Kepala Distan Kabupaten Serang Dadang Hermawan menuturkan, pasar tani diselenggarakan dalam rangka menampung produk petani yang ada di Kabupaten Serang. Kemudian, juga menjelang Iduladha. “Mudah-mudahan ini bisa memberikan sedikit manfaat menjelang Iduladha. Kami tampung semua produk yang ada di Kabupaten Serang,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut, untuk meningkatkan nilai tambah pendapatan bagi petani. Sebab, selama ini para petani sering kesulitan dalam memasarkan produk. “Makanya, setelah musyawarah dengan mereka (petani) diadakanlah acara ini. Ini sebagai awal, harapannya tahun depan bisa ditingkatkan lagi termasuk volume yang akan dipasarkan,” katanya.

Ia mengatakan, untuk periode ini belum semua petani ikut dalam giat pasar tani. Sebab, masih dalam tahap uji coba respons konsumen atau masyarakat terhadap produk lokal petani. “Harga insya Allah di bawah pasar, karena ini juga sudah kerja sama dengan petani,” ujarnya.

Menurut dia, harga murah tersebut didapat, karena pihaknya bekerja sama dengan perusahaan dan petani, seperti telur dan nugget bekerja sama dengan perusahaan di Cikande.

“Mereka sudah ekspor, saya minta ke mereka, karena di bawah pemda kami juga ke masyarakat umum lewat pasar tani. Harapannya jadi filosofi dari kami oleh kami untuk kami, ternyata Kabupaten Serang berbagai produk pertanian ada. Mungkin selama ini belum dikenal banyak oleh masyarakat, kalau ada tanggapan baik dari masyarakat akan diperbesar lagi,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here