Bantu Bangun Huntara Korban Tsunami Selat Sunda, TNI Terjunkan 200 Personel

PANDEGLANG, (KB).- Ratusan personel TNI disiapkan untuk membantu membangun Hunian Sementara (Huntara) di lokasi terdampak tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang. Sebagian diantaranya sudah dikerahkan untuk membangun Huntara di Kecamatan Sumur yang dialokasikan melalui Coorporate Social Responsibility (CSR) Bank BNI.

Danrem 064/Maulana Yusuf, Kolonel Inf Windiyatno saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kodim 0601 Pandeglang menuturkan, personel yang disiapkan sekitar 200 prajurit untuk pembangunan 1.071 Huntara di semua lokasi yang akan dibangun secara bertahap.

“Untuk personel yang disiapkan sekitar 200 prajurit, di semua lokasi yang akan dibangun huntara secara bertahap,” kata Danrem 064/Maulana Yusuf, Kolonel Inf Windiyatno, didampingi Dandim 0601 Pandeglang, Letkol Inf Denny Juwon Pranata, Rabu (30/1/2019).

Namun kata dia, ratusan personel TNI dari berbagai satuan militer di Banten itu hanya disiapkan untuk tenaga semata. Sedangkan untuk kontsruksi, TNI akan melibatkan tenaga ahli dari satuan Zeni Konstruksi.

“Kami juga meminta bantuan dari satuan atas yang akan dikirim. Satuan berasal dari Zeni Konstruksi, satuan yang memiliki kemampuan dalam membangun konstruksi. Kami di sini mendukung saja, modal tenaga sedangkan tenaga ahli dari mereka. Kami tugasnya bukan hanya Huntara, memang ada sebagian yang dilibatkan dalam pembangunan Huntara, yang sekarang sudah ada yang dibangun dari dana CSR BNI. Dan untuk yang lain-lain, akan segera dibangun dan sudah kami siapkan personel termasuk tenaga ahlinya,” tambah Danrem.

Menurut Danrem, secara aturan keterlibatan TNI sudah selesai, manakala status tanggap darurat sudah dicabut. Namun karena berada dalam satu kewilayahan, maka TNI membantu peran pemerintah dalam membangun Huntara.

“Kami sebenarnya tugas hanya ditanggap darurat. Begitu tanggap darurat dinyatakan selesai, sebetulnya juga selesai. Namun karena kita satuan kewilayahan, jadi kita ada yang perlu dibantu maka perlu dikoordinasikan,” ucapnya.

Mantan Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) IX/Udayana, Bali itu menyebutkan, target pembangunan Huntara akan diselesaikan dalam dua bulan. Dengan kekuatan yang ada, dia meyakini target tersebut bisa tuntas tepat waktu.

“Target pembangunan huntara 2 bulan. Mudah-mudahan target dari 1.071 unit yang dibebankan kepada Pemda bisa kita bantu selesaikan tepat waktu,” ujarnya.

Sementara itu Dandim 0601 Pandeglang, Letkol Inf Denny Juwon Pranata mengatakan, pihaknya selalu koordinasi dengan pemerintah daerah. “Kita juga selalu berkoordinasi dengan pemkab, agar pembangunan huntara tersebut bisa selesai tepat waktu,” ucapnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here