Selasa, 20 Februari 2018

Banten tidak Mengusulkan Pahlawan

Pemprov Banten urung mengusulkan KH. Tubagus Ahmad Chatib Ibn Wasi’ Al-Bantani untuk mendapat gelar pahlawan nasional pada Jumat (10/11/2017). Sebab, dokumen usulan beberapa tokoh hingga kini masih harus dilengkapi.

“Tahun ini belum lengkap semuanya. Pembahasan di Kota Serang itu KH. Tubagus Ahmad Chatib. Sekarang masih proses pengumpulan dokumen. Kalau sudah lengkap baru kami usulkan ke tingkat nasional,” kata Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Banten, Sudarto didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinsos Banten, Tubagus Sirojuddin, Senin (23/10/2017).

Ia mengungkapkan, saat ini ada tiga yang masih dalam tahap pengumpulan data, yaitu KH. Ahmad Chatib dari Kota Serang, Ki Wasyid dari Kota Cilegon, dan KH. Sjam’un dari Kabupaten Serang. “Progres yang bagus itu, KH. Ahmad Chatib. Kalau Cilegon (Ki Wasyid) itu masih banyak kekurangan. Salah satunya terkait dengan makamnya yang ada dua.

Mestinya terkait makam harus ada kepastian dan ada dokumen-dokumen lain yang perlu dilengkapi. Ki Sjam’un juga sama,” ujarnya. Ia menjelaskan, saat ini dokumen sejumlah tokoh yang akan diusulkan menjadi pahlawan nasional masih dalam pengkajian Tim Pengkaji Penilai Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Banten.

“Progres terakhir itu kan untuk Ahmad Chatib itu tim kemarin ke Boven Digul (Belanda) mencari terkait jejak Kiai Chatib. Saya belum tahu hasilnya, karena belum terima dokumen hasil dari kajiannya,” ucapnya. Pihaknya terus berupaya untuk mengusulkan tokoh-tokoh yang dinilai patut diberi gelar pahlawan nasional. “Insya Allah, mudah-mudahan tahun depan bisa diusulkan ke pusat,” tuturnya.

Gelar kehormatan

Kabid Pemberdayaan Sosial pada Dinsos Banten, Tubagus Sirojuddin menuturkan, saat ini Pemprov Banten sedang menggodok draf regulasi sebagai acuan untuk memberikan gelar penghormatan kepada para tokoh kemerdekaan Banten. “Jadi, ada gelar kehormatan, semacam apresiasi dari pemerintah daerah. Kalau gelarnya pahlawan daerah kan enggak ada cantolannya,” katanya.

Ia mengatakan, pihak Dinsos diminta untuk memberikan masukan terkait tokoh-tokoh yang dianggap berjasa bagi Banten dan kemerdekaan Indonesia. “Kalau regulasinya itu kewenangannya ada di (Biro) Kesra. Kami di Dinsos diminta masukan terkait regulasi itu sendiri,” ujarnya. (RI)***


Sekilas Info

Honorarium Kegiatan & SPPD Dipangkas

SERANG, (KB).-¬†Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengeluarkan surat edaran (SE) efisiensi anggaran 2018. Untuk itu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *