Banten Taekwondo Open, Tuan Rumah Jadi Runner Up

TANGERANG, (KB).- Banten selaku tuan rumah kejuaraan Banten Taekwondo Open berhasil menempati peringkat kedua perolehan medali. Hal tersebut didapatkan setelah taekwondoin Banten mengumpulkan 8 medali emas, 4 perak, dan 5 perunggu.

Perlu diketahui, pada kejuaraan tersebut diikuti 5 daerah di Indonesia, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat. DKI Jakarta menempati peringkat pertama, disusul Banten kemudian Jawa Barat.

Menanggapi hasil tersebut, Sekretaris Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Banten Fiva Zabreno mengaku puas dengan penampilan taekwondoin Banten pada ajang tersebut. Alasannya, pada umumnya atlet pelatda taekwondo Banten mampu melaju ke putaran final, meski ada pula yang tidak meraih medali. Maka dari itu, ia tidak menampik masih banyak hal yang harus dievaluasi, jika ingin memaksimalkan hasil di babak prakualifikasi PON nanti.

“Jika penampilan di Banten Taekwondo Open sih sudah bagus, karena lawan mereka kan juara PON dan Pelatnas Taekwondo. Akan tetapi, jika berbicara Pra-PON, ya masih banyak yang harus dievaluasi, diperbaiki, dan ditingkatkan,” ujarnya kepada Kabar Banten.

Ia optimistis dalam persiapan menghadapi Pra-PON nanti, taekwondoin Banten akan semakin matang. Alasannya, masih cukup waktu untuk memoles kualitas taekwondoin Banten, mengingat jadwal Pra-PON baru akan dilaksanakan November mendatang.

“Secara keseluruhan kami optimistis dengan yang ada sekarang, tinggal pemeliharaan dan jam terbang saja yang harus ditingkatkan. Rencananya, dalam waktu dekat kami akan melaksanakan try out dan try in. Agendanya try out yang akan kami jalani yaitu road show se-Pulau Jawa,” ucapnya.

Terkait perampingan Tim Pelatda Pra-PON Banten, Fiva mengaku, memasuki April akan diumumkan. Meski masih ada kemungkinan lebih dari 14 taekwondoin yang akan bertahan, dari 44 atlet yang masih program pelatda.

“April itu kan sudah mulai masuk Pelatda lagi, sekarang lagi libur. Nanti baru kami umumkan (perampingan pelatda), tapi kemungkinan masih lebih dari 14 atlet, baru nanti menjelang Pra-PON akan dipastikan 14. Alasannya, jumlah tersebut yang diberikan dari KONI Banten,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pengcab TI Kota Tangerang Achmad Sofyan mengaku bangga taekwondoin Kota Tangerang berhasil menyumbangkan banyak medali untuk Banten.

“Alhamdulillah ini sudah rezeki mereka dapat berprestasi pada kejuaraan ini. Di try out pertama ini mereka dapat meraih hasil memuaskan, meskipun begitu kita masih harus melakukan evaluasi,” ucapnya.

Achmad mengaku tak ada persiapan khusus untuk mengikuti kejuaraan yang digelar oleh TI Banten ini. Hanya latihan rutin yang dilakukan serta menjalin silaturahim antar pelatih dan atlet. “Latihan rutin seperti biasanya, menjaga kekompakan dan silaturahim antarpelatih, karena atlet-atlet yang bertanding milik pelatih-pelatih yang ada di Kota Tangerang,” ujarnya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here