Banten Peringkat Lima Transaksi Bursa Saham

SERANG, (KB).- Banten berada di peringkat lima nasional bidang transaksi bursa saham. Hal tersebut terungkap dalam workshop yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Manajemen (Himanaj) Universitas Bina Bangsa (Uniba) bekerjasama dengan Indonesia Stock Exchange (IDX) Bursa Efek Indonesia yang bertema “Pasar Modal Sebagai fashion Investor Muda yang Cerdas dan Teredukasi” akhir pekan lalu di Aula Uniba.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uniba, Budi Ilham Malik, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 133 peserta. Tujuannya, untuk memberikan wawasan kepada publik mengenai pasar modal. Sebab, saat ini pasar modal menjadi salah satu investasi yang cerdas dan banyak dilirik oleh masyarakat Indonesia, baik dari kalangan bawah sampai elite.

“Kegiatan ini untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Dengan demikian, mereka dapat menambah pengetahuan bagaimana cara berinvestasi dan mengelola aset dengan baik. Mereka juga diharapkan dapat mengelola investasi dengan terencana agar apa yang sudah dilakukan tidak sia-sia,” katanya.

Ia berharap, anak-anak muda memiliki semangat mengikuti kegiatan semacam ini. Sebab, mereka akan menjadi kader perubahan.

Sementara itu, Perwakilan Bursa Efek Indonesia Cabang Serang Aldiansah Akbar mengatakan, investasi harus dari muda. Investasi adalah mengelola aset atau harta sehingga aset atau harta tersebut dapat memberikan hasil di kemudian hari.

“Manfaat keberadaan pasar modal bisa menjadi sumber pembiayaan, wahana investasi, penyebaran kepemilikan perusahaan, keterbukaan dan profesionalisme serta menjadi lapangan pekerjaan. Indonesia saat ini tingkat inflasi sangat tinggi, sehingga perlu berpikir pintar berinvestasi atau mengelola aset atau harta sehingga dapat memberikan hasil di kemudian hari. Bursa saham bukti kepemilikan seseorang atas suatu perusahaan berupa surat berharga,” katanya.

Dikatakan, Banten menduduki peringkat kelima di Indonesia dalam transaksi bursa saham. Hal ini menunjukkan antusias yang tinggi masyarakat dalam investasi, khususnya bursa saham. Bursa efek Indonesia mempunyai tugas mensosialisasikan sekaligus mengedukasi.

“Bagi mereka yang mempunyai uang lebih tidak memandang latar belakang pendidikan pekerjaan bisa berinvestasi dalam bentuk saham,” katanya.

Acara ini bekerjasama dengan berbagai perusahaan seperti IDX (Indonesia Stock Exchange), KPEI (Kliring Penjamin Efek Indonesia), dan KPEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia). (DE)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here