Senin, 25 Juni 2018
GUBERNUR Banten, Wahidin Halim dan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo saat menandatangi kerjasama bidang perdagangan dalam acara Workshop Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Shangrila Hotel Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/11/2017) malam.*

Banten-Jatim Jalin Kerjasama Perdagangan

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menjalin kerjasama dalam bidang perdagangan dengan Pemprov Jawa Timur. Penandatangan kerjasama dilakukan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam acara Workshop Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Shangrila Hotel Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/11/2017) malam.

Kepala Disperindag Provinsi Banten, Babar Suharso mengatakan, kerjasama tersebut untuk mensinergikan program-program percepatan pembangunan ekonomi Pemprov Banten dengan Pemprov Jawa Timur.

“Dalam MoU ini untuk melakukan kerjasama pembangunan daerah dengan ruang lingkup yang meliputi aspek perumusan kebijakan dan strategi serta peningkatan sektor perekonomian daerah,” katanya melalui rilis yang diterima wartawan, Rabu (21/11/2017).

Objek kerjasama tersebut utamanya dalam pelaksanaan urusan pemerintahan konkuren, meliputi industri, perdagangan dan investasi, pertanian, pertambangan dan Energi, kebudayaan dan pariwisata. “Disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing masing,” katanya.

Ia berharap, kerjasama dapat mengoptimalkan pengelolaan potensi sumber daya Banten secara berkelanjutan, serta meningkatkan kinerja perekonomian daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Meningkatkan kinerja perekonomian daerah,” tuturnya.

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kerja sama antar provinsi merupakan hal baik dan akan berimbas langsung kepada pemerintah pusat, khususnya dalam mengambil kebijakan demi kesejahteraan rakyat. “Pertemuan kita ini kepentingan nasional,” katanya.

Pemerintah daerah harus berinisiatif secara mandiri dalam memajukan negara. Karena kemajuan daerah merupakan tonggak kemajuan suatu negara. Ia pun berharap hasil kegiatan tersebut menjadi solusi masalah negara. “Jangan ada yang pulang tanpa melakukan MoU (kerja sama),” tuturnya.

Ia mengatakan, APPSI akan menjadi organisasi kerjasama untuk menghubungkan kemitraan antar Pemerintah Provinsi, juga sebagai penghubung antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Pusat. “Ini akan menjadi jawaban akan kebutuhan bangsa esok. Pertemuan kita ini kepentingan nasional,” tuturnya.

Diketahui, selain Gubernur se-Indonesia, kegiatan tersebut juga dihadiri para asisten daerah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi untuk membahas peraturan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang SMA dan SMK Negeri Tanggung Jawab Pemerintah Provinsi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan. (SN)***


Sekilas Info

PPDB Online Banten Bermasalah, Pengadaan Server Dilaporkan ke Polda

SERANG, (KB).- Polda Banten melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menerima laporan dugaan tindak pidana dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *