Senin, 18 Februari 2019
Akademisi University of Amsterdam saat mengisi materi dalam seminar internasional yang diadakan oleh Bantenologi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.*

Banten Dinilai Perlu Diteliti

SERANG, (KB).- Banten dinilai masihi perlu dilakukan penelitian, khususnya pada segi budaya Banten. Alasannya, referensi budaya Banten yang keberadaannya terletak di Leiden, Belanda.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Bantenologi Helmi Fauzi yang mengatakan, hampir kesulitan menemukan budaya Banten. Bahkan, bisa mengalami kegagapan mengenal Banten, dalam acara Seminar Internasional Pitung, Banten, and The Dutch yang diadakan oleh Bantenologi di Aula Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten.

“Referensi ada nun jauh di sana, ada di Leiden, dan mesti ada upaya untuk menyediakan sumber-sumber itu sendiri,” katanya.

Ia menuturkan, Bantenologi lembaga struktural yang sudah 18 tahun berada di UIN SMH Banten, yang mencoba untuk mengembangkan kajian tentang Banten, fokus budaya, dan sejarah Banten.

Komitmen di awal sampai saat ini, ujar dia, ikut berkontribusi untuk Banten. Mengadakan riset yang sederhana, melibatkan banyak mahasiswa untuk riset, dan pengumpulan data. “Kajian Banten masih ibarat hutan yang masih perawan,” ucapnya.

Masyarakat Banten belum mampu menjelaskan siapa dirinya, tutur dia, maka tagline Bantenologi adalah Mengkaji Tradisi, Membangun Jati Diri. “Karena itulah kami mengundang kawan-kawan dari komunitas, perorangan, lembaga, dan pekerja kebudayaan, untuk melakukan kerja sama dalam hal ini, karena tentu tidak bisa bekerja sendiri,” katanya.

Akademisi University of Amsterdam Roelof Jakob Van der Veen menuturkan, banyak arsip sejarah Banten yang berada di Belanda serta ada legesi terbesar, yaitu warisan terbesar dari Belanda untuk Indonesia, yang tidak hanya bahasa, tapi juga berdirinya Republik Indonesia. “Karena, Belanda yang mempersatukan pulau-pulau,” ujarnya. (Besta/YA)*


Sekilas Info

Jelang Pemilu 2019, Santri dan Ulama Banten Doa Bersama untuk Keselamatan Negeri

SERANG, (KB).- Ribuan santri dan ulama yang berhimpun dalam forum silaturahmi Ahli Sunah Waljamaah (Aswaja) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *