‘Banten Automotive Exhibition’ 2019, AOB Berikan Penghargaan kepada Helldy Agustian

Asosiasi Otomotif Banten (AOB) memberikan penghargaan kepada Helldy Agustian sebagai Tokoh Founder Otomotif Banten. Penghargaan tersebut diserahkan oleh ketua AOB Tb Samsul Ma’rif didampingi pengurus dan anggota AOB, pada acara penutupan ‘Banten Automotive Exhibition’ 2019, di Mal of Serang, Kota Serang, Ahad (27/10/2019) malam.

Penghargaan tersebut diberikan karena Helldy sebagai inisiator berdirinya AOB dinilai berjasa dalam mengembangkan otomotif di Provinsi Banten. Sebagai pelaku otomotif di Banten, pada 2009 Helldy Agustian (Tunas Toyota Cilegon) bersama sejumlah pelaku otomotif di antaranya Pattono (Astra Daihatsu Serang), Dody Priyanto (Tunas Toyota Serang), dan Tb Samsul Ma’rif (Suzuki RMK Cilegon) menginisiasi perkumpulan dealer otomotif, leasing dan asuransi kendaraan di Banten kedalam satu wadah yaitu Asosiasi Otomotif Banten (AOB).

Ketua Asosiasi Otomotif Banten (AOB) Tb Samsul Ma’rif mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi dari teman-teman anggota AOB atas perjuangan, ide-ide, serta jasa-jasanya dalam mempersatukan pelaku-pelaku dan brand-brand otomotif serta mengembangkan otomotif di Banten melalui satu wadah perkumpulan.

“Sebagai inisiator, melalui ide cemerlangnya Helldy menyatukan berbagai dealer otomotif, leasing, dan asuransi untuk berhimpun dalam satu wadah asosiasi. Ini merupakan ide yang luar biasa,” ujar Iif.

Penasehat AOB yang juga Kepala Cabang Tunas Toyota Serang, Dody Priyanto mengatakan, bahwa kemunculan AOB merupakan keinginan teman-teman pelaku otomotif untuk silaturahmi bertukar pikiran dan menyampaikan ide-ide dalam satu wadah untuk. Kemudian, pada 2009 Helldy mencetuskannya karena ada keinginan untuk menghimpun teman-teman pelaku otomotif dan saat itu ia terpilih sebagai Ketua AOB periode Pertama.

“Ide-ide cemerlang seperti yang diungkapkan Helldy seperti inilah yang dibutuhkan. Kita sebagai anggota asosiasi sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pak Helldy,” ujarnya.

Menurut Dody, Helldy Agustian merupakan sosok visioner yang luar biasa dengan ide-ide cemerlang yang tidak ada habisnya. Kemudian leadershipnya tak perlu diragukan lagi, bagaimana dia menyatukan berbagai macam pelaku dan brand otomotif dengan berbagai kebijakan berbeda dengan ambisi-ambisi yang berbeda menjadi satu sinergi yang baik dalam satu wadah yaitu AOB.  

“Ini adalah salah satu kekuatan yang dimiliki Helldy, Bapak Otomotif di Banten. Sosok atau figur pemimpin seperti ini yang diharapkan. Kalau misalnya ia akan menjadi sosok pemimpin yang lebih besar lagi, saya rasa tidak ada yang perlu disangsikan,” ujar Ketua AOB periode kedua ini.      

Dody mengatakan, dengan adanya AOB, keberadaan teman-teman pelaku otomotif bisa dipandang atau dilihat karena teman-teman AOB memiliki kontribusi dalam meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) melalui penjualan kendaraan. Selain itu, keberadaan AOB juga memperjuangkan dealer-dealer untuk kebijakan harga yang ditentukan oleh pemerintah. “Melalui AOB, komunikasi dengan pemerintah pun muncul yang sebelumnya tidak ada. Begitupun dengan pihak kepolisian juga terjalin komunikasi dengan keberadaan asosiasi ini,” ujarnya.

Dody mengungkapkan, pada 2009 dibawah kepemimpinan Helldy Agustian, AOB mengadakan kegiatan pertama dengan biaya internal, kemudian pada periode kedua dibawah pimpinannya, AOB juga menggelar kegiatan yang sama dengan biaya internal juga. Begitu periode AOB dibawah pimpinan Tb Samsul Ma’rif bersama sekretaris Daru Harti (Mitsubishi Serang), peyelenggaraan kegiatan dilakukan dengan mengaet sponsor. Dalam hal ini AOB bersinergi dengan Bapenda Banten.

“Dengan adanya event kesatu, kedua, apalagi ketiga ini tentunya sangat luar biasa. Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada ketua AOB saat ini Samsul Ma’rif bersama sekretaris AOB Daru Harti bersama teman-teman semua bisa mengaplikasikannya. Pak Helldy yang memberikan satu tonggaknya, yang memberikan jalannya, kemudian event Banten Automotive Exhibition 2019 ini merupakan aplikasinya hingga akhirnya kita bisa bersinergi dengan pemerintah melalui Bapenda Banten dalam penyelengaraan event,” ujar Dody.

Ia berharap, ke depan event seperti ini bisa terus berlangsung lebih meriah dan lebih banyak terobosan-terobosan. Kemudian brand yang ikut lebih banyak lagi. Paling tidak bagaimana pemerintah menarik brand-brand luar untuk bisa hadir di Banten. Selain itu, kita ingin membuka komunikasi dengan pemerintah daerah sehingga kebijakan-kebijakan yang akan dikeluarkan juga melibatkan pelaku otomotif.

“Kita berharap bisa selalu berkomunikasi dengan baik dengan Bapenda khususnya mengenai kebijakan penerapan pajak kendaraan sehingga bisa saling mendengar. Melalui asosiasi ini, kita pelaku otomotif berharap selalu di undang untuk penetapan pajak dan kebijakan yang bersangkutan dengan kendaraan,” ujar Dody. (Ridho)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here