Bansos untuk Siswa SMP di Kota Cilegon Segera Cair

CILEGON, (KB).- Siswa kurang mampu tingkat sekolah menengah pertama (SMP) atau madrasah tsanawiyah (MTs) di Kota Cilegon dan Program Keluarga Harapan (PKH) pada sekolah swasta di Kota Cilegon, segera menerima bantuan melalui program e-Bansos tahun 2019-2020.

Kabarnya bantuan pemerintah tersebut, sudah siap dicairkan. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Sosialisasi Bantuan Sosial Beasiswa Anak Miskin Jenjang SMP Tahun 2019 di salah satu rumah makan Kota Cilegon, Jumat (8/3/2019).

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cilegon Suwandi mengatakan, e-Bansos dipergunakan untuk siswa kurang mampu, siswa anak yatim piatu, dan siswa korban bencana alam.

Dengan syarat harus siswa yang aktif dan siswa yang terdaftar pada sekolah swasta yang ada di Kota Cilegon.

“Jumlah sekolahnya yang menerima ada sekitar 72 sekolah, untuk jumlah muridnya ada ratusan. Saya tidak hafal satu per satu sekolahnya jumlahnya berapa,” katanya, Jumat (8/3/2019).

Saat ini, tutur dia, sekolah swasta di Kota Cilegon yang sudah menerima bantuan dari e-Bansos sebanyak 70 lebih sekolah swasta. Bantuan yang diterima setiap siswa sebesar Rp 1.080.000. Uang tersebut, untuk kegiatan sekolah siswa tersebut.

Ia menuturkan, berdasarkan surat edaran dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, untuk bantuan tersebut, Pemkot Cilegon tidak memberikan batasan kepada pihak sekolah dalam mengajukan siswanya. Namun, Pemkot Cilegon memberikan bantuan tersebut, sesuai dengan anggaran Pemkot Cilegon.

Adapun cara untuk mendapatkan bantuan dari e-Bansos tersebut, ujar dia, pihak sekolah harus mendaftarkan siswanya melalui e-Bansos yang di buka pada Senin (18/2/2019) dan akan ditutup pada Senin (25/3/2019).

“Jadi, mekanismenya memang ada persyaratan terlebih dahulu, kemudian kami verifikasi dan bisa mengajukan sesuai dengan kebutuhan. Selanjutnya, tim verifikasi akan turun ke sekolah yang bersangkutan,” ucapnya.

Salah satu dewan guru sekolah yang mengajukan bantuan e-Bansos Nurdin mengatakan, sudah menyiapkan sejumlah nama untuk diajukan sebagai penerima e-Bansos.

“Sudah kami siapkan, ada sekitar 10 anak, mereka memang tidak mampu,” katanya.
Akan tetapi, tutur dia, jika melihat dari skala prioritas, tidak semuanya yang diajukan bisa mendapat bantuan. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here