Bankeu Pemkab Serang Capai Rp 110 M

SERANG, (KB).- Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengungkapkan, bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemeintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang pada 2020 meningkat mencapai Rp 110 miliar.

Anggaran tersebut, menurut dia, selain untuk Pusat Pemerintah Kabupaten (Puspemkab) Serang, juga ada untuk uang kerohiman 1.800 kepala keluarga terdampak penertiban Sungai Ciujung Lama atau Kalimati di Serang Utara yang diperkirakan mencapai Rp 40 miliar.

“Setahu saya (Bankeu Kabupaten Serang dapat) Rp 110 miliar, bukan Rp 80 miliar (dapat bankeunya),” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui di Gerha Mahesa, Kota Serang, Rabu (13/11/2019).

Namun, ujar dia, meski kucuran anggaran bankeu sudah meningkat mencapai Rp 110 miliar, tetapi itu diakui dia, masih kurang. Sebab, Pemkab Serang masih punya tanggung jawab membenahi Sungai Ciujung Lama atau Kalimati di wilayah Pontang Tirtayasa.

“Di situ ada 1.800 KK yang harus kami hitung, itu harus diberikan kerohiman kepada mereka. Kan mengeluarkan anggaran tidak sedikit, di angka sekitar Rp 40 miliar,” ucapnya.

Ia menuturkan, proyek Kalimati jangan sampai hanya dikerjakan oleh Kabupaten Serang. Sebab, itu merupakan proyek nasional, sehingga pemerintah provinsi harus ikut sharing anggaran.

“Itu disampaikan waktu perkim provinsi ikut rapat di Jakarta. Malah kementerian bilang tolong provinsi bantu Kabupaten Serang. Waktu itu resposnya bagus akan mendukung,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, anggaran Rp 110 miliar itu di dalamnya termasuk juga untuk pembangunan Puspemkab Serang serta pembangunan Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP). “Kami butuhnya Rp 150 miliar, nanti kami ajukan lagi,” ujarnya.

Namun, disinggung soal adanya desakan dari Pemerintah Kota Serang, agar Pemkab Serang segera pindah, dia mempersilakan Kota Serang untuk mendesak. Namun, pihaknya realistis, jika harus pindah, maka Kabupaten Serang tak ada tempat berkantor.

“Silakan saja mendesak, tapi realistis saja, kalau kami pindah mau ngantor di mana,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, untuk besaran bankeu secara resmi, dia belum melihat. Namun, informasi lisan Kabupaten Serang mendapatkan Rp 80 miliar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi yang sudah memberikan bantuan keuangan kepada Pemkab Serang,” tuturnya.

Ia menuturkan, anggaran tersebut tentu akan digunakan sesuai dengan aturan. Namun yang pasti adanya kenaikan besaran bankeu tersebut, menjadi kebahagiaan bagi Kabupaten Serang.

“Namanya dikasih kami terima saja. Kalau berharap mah (lebih besar), karena kami dari perencanaan yang sudah masuk ke Bappeda defisit kami sangat besar, tentu berharap lebih besar lagi. Usulannya lebih dari Rp 100 miliar,” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here