Selasa, 11 Desember 2018

Bank Banten Garap Samsat Online Nasional

PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) menjalin kerja sama dengan Polri, Jasa Raharja dan Kemendagri dalam pengembangan dan pemanfaatan aplikasi layanan Samsat online Nasional untuk wilayah Banten.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut, dilakukan oleh Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa beserta Gubernur Banten, Wahidin Halim, Inspektorat Jenderal Polisi, Refi Andri, Direktur Jenderal Keuangan Daerah, Syarifudin dan Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Raharjo, berlangsung di Bali, Kamis (15/11/2018).

“Kerja sama ini merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan kembali kepada Bank Banten untuk mendukung program Layanan Samsat Online Nasional,” kata Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa dalam siaran persnya.

Menurutnya, Bank Banten sebelumnya sudah bekerja sama dengan tim pembina Samsat Kepolisian daerah (Polda) Metro Jaya untuk layanan e-Samsat Banten dan juga dipercaya untuk bergabung dengan Samsat Online Nasional yang digagas oleh Korlantas Polri dan Pembina Samsat Tingkat Nasional. Artinya, ini merupakan bentuk kelanjutan dari kerja sama yang sudah dijalin sebelumnya selama dua tahun.

“Kerja sama ini dalam rangka mendukung Layanan Samsat Online Nasional, guna pelayanan Pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), pembayaran secara online Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ),” katanya.

Upaya ini, sambung dia, merupakan upaya memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan kepada masyarakat melalui jaringan elektronik yang dimiliki oleh perbankan. Sehingga, Bank Banten siap untuk mendukung layanan Samsat Online Nasional melalui e-Samsat Banten yang memudahkan masyarakat untuk membayar PKB dan SWDKLLJ di seluruh jaringan kantor dan jaringan elektronik Bank Banten.

“Wajib Pajak (WP) cukup mendatangi Kantor Cabang Bank Banten yang ada di seluruh Indonesia, ATM Bank Banten, serta tujuh kantor Samsat di wilayah Banten. Sehingga, proses pembayaran lebih efisien dari segi waktu dan biaya,” ucapnya.

Penguatan insfrastruktur

Guna menunjang program Samsat Online Nasional, Bank Banten terus melakukan penguatan infrastruktur dan menambah jumlah jaringan yang tersebar di Indonesia. Seperti penambahan jumlah ATM di ruang layanan publik, mulai di rumah sakit, kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan serta mini market.

Selain itu, Bank Banten menggunakan juga EDC (electronic data capture) untuk melakukan transaksi pembayaran sebagai penunjang program e-Samsat.

“Sampai Oktober 2018, kami telah memiliki 26 kantor cabang, 10 kantor cabang pembantu, empat kantor kas, 11 Payment Point, lima Smartvan dan 142 Unit ATM yang melayani nasabah di wilayah Banten dan kota-kota besar di seluruh Indonesia,” tuturnya. (Rizki Putri)*


Sekilas Info

IKM di Kabupaten Serang Perlu Perhatian

SERANG, (KB).-¬†Industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Serang sulit berkembang. Oleh karena itu, perlu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *