Sabtu, 23 Februari 2019

Banjir Di Kota Cilegon, Korban Hanyut Ditemukan Meninggal

CILEGON, (KB).- Korban hanyut yang terseret oleh derasnya arus saat banjir di Kota Cilegon, Muhamad Arifin Bin Kusnadi, telah diketemukan di sekitar sungai dekat dengan Ponpes Bany Latif, Kelurahan/Kecamatan Cibeber, Kamis (26/4/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Lurah Sukmajaya Ade Rizky bersyukur atas penemuan korban yang tewas terseret derasnya arus sungai Cibeber, Kota Cilegon. “Setelah mencari menyusuri sungai Tumpang, Terate, dan Nyi Lambang, Tim BPBD dan Basarnas akhirnya menemukan korban tersangkut di antara sampah-sampah di sekitar sungai dekat dengan Ponpes Bany Latif,” katanya.

Guna keperluan forensik, kata Ade, jenazah korban dibawa ke RSUD Cilegon untuk divisum. “Setelah ditemukan, korban dibawa ke RSUD untuk divisum. Rencananya, jenazah akan dibawa ke rumah neneknya di lingkungan Priuk, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon,” tuturnya.

Baca Juga: Banjir Di Kota Cilegon, Basarnas Masih Mencari Bocah Hanyut

Seperti diketahui, banjir di Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Jombang, Kota Cilegon menghanyutkan bocah lelaki bernama Muhamad Arif bin Kusnadi, warga link Dikalikan Rel, Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Jombang. Kejadian sekitar pukul 15.00, dimana 2 orang anak yang tengah bermain bola di pinggir jembatan Cibeber, terpeleset. Salah seorang anak bernama Topan berhasil diselamatkan. Namun nahas bagi M.Arif, karena arus yang deras ia terseret ke sungai.(HS)*


Sekilas Info

PMI Cilegon dan PT Chandra Asri Beri Pembekalan Relawan

CILEGON, (KB).- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon bekerja sama dengan PT Chandra Asri Petrochemical …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *