Banjir Bandang, BPBD Lebak: Korban Meninggal Bertambah 9 Orang

Petugas Basarnas saat mengevakuasi jenazah korban banjir di Kabupaten Lebak yang tertimbun lumpur, Sabtu (4/1/2020).*

LEBAK, (KB).- Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak menyebut, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di enam kecamatan di Kabupaten Lebak bertambah menjadi sembilan orang. Rata-rata korban ditemukan dalam kondisi tertimbun lumpur.

Kesembilan warga korban meninggal dunia itu antara lain Udin (50), Tini (40), Arsah (56), Diva (8), Encih (30), Setiana (12), Enon (4), Fahmi (3) dan Nana Suryana (40). Satu orang lagi belum ditemukan atas nama Rizky (8).

“Total warga yang meninggal sampai hari ini, Ahad (5/1/2020) sembilan orang. Satu belum ditemukan masih dalam proses pencarian. Sebelumnya korban meninggal terdata delapan orang,” kata Kepala pelaksana BPBD Lebak, Kaprawi, Ahad (5/1/2020).

Ia mengatakan, warga yang menjadi korban meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor juga terseret air banjir bandang. Namun, kebanyakan tertimbun tanah longsor. Korban bencana alam itu sebagian warga Kecamatan Lebak Gedong, karena lokasi berada di kaki gunung Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

“Kami mengapresiasi tim evakuasi yang melibatkan TNI, Basarnas, Polri dan relawan berhasil menemukan warga korban yang meninggal dunia itu,” katanya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here