Selasa, 25 September 2018

Banjir 1 Meter Menggenangi Periuk

TANGERANG, (KB).- Banjir dengan ketinggian air satu meter masih menggenangi wilayah Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (5/3/2018). Camat Periuk, Sumardi mengatakan, wilayah tersebut terendam banjir sejak Ahad (4/3/2018). Hingga Senin (5/3/2018), pukul 15.30 WIB, ratusan permukiman warga masih tergenang air.

“Banjir tiba dari kemarin sore (Ahad). Ketinggian lebih kecil dari sekarang. Jadi, waktu demi waktu, air semakin ke sini semakin surut,” katanya. Menurut dia, ketinggian air di saat ini setinggi pinggang orang dewasa atau berkisar mencapai 100 sentimeter (cm).

“Yang lumpuh yang tergenang ada tiga RW. Tapi, tidak semua permukiman hanya beberapa saja, yaitu RW25, RW8, dan RW21,” ujarnya. Ia menjelaskan, penyebab terjadinya banjir dikarenakan adanya air kiriman yang berasal dari luapan Kali Ledug. “Yang jelas bukan air hujan ya penyebabnya, tapi kiriman dari atas,” ucapnya.

Bantu yang melintas

Sementara, anggota Satuan Linmas Satpol PP Kota Tangerang yang diterjunkan ke lokasi banjir, ikut membantu warga yang ingin melintas di Jalan Villa Regency Jembatan Alamanda, Kelurahan Gembor, Periuk, Kota Tangerang, kemarin pagi.

“Genangan air terjadi, karena luapan kali sabi. Kemarin genangan terjadi di bawah Jembatan Layang Cibodas atau depan pertokoan Tiptop. Baru semalam dan tadi pagi air meluap,” tutur Kabid Linmas Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fauzi.

Akibat genangan air tersebut, warga sekitar Perumahan Total Persada dan Perumahan Alamanda tidak bisa melintas. “Banyak anak sekolah dan karyawan yang ingin bekerja, mereka tidak bisa lewat. Mobil Dalmas kami juga tadi ga bisa lewat, tapi sekarang sudah bisa,” katanya.

Ia menuturkan, pihaknya menerjunkan seregu Satlinmas untuk membantu warga. Warga yang ingin menyeberang dibantu naik ke mobil dan perahu dari BPBD. “Ada 12 orang yang diterjunkan. Saya harap, bisa surut supaya aktivitas warga tidak terganggu,” ujarnya.

Kiriman makanan

Sementara, Pejabat Sementara (PJs) Wali Kota Tangerang, M Yusuf, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan, dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Dadi Budaeri datang menyambangi lokasi banjir.

“Dinas Sosial Kota Tangerang kami perintahkan untuk mengirimkan makanan kepada warga di sekitar wilayah banjir. Karena, banyaknya warga yang enggan mengungsi ke lokasi yang tidak terkena banjir,” ucap Dadi.

Ia mengatakan, semenjak di bangunnya turap yang membatasi antara sungai dan Perumahan Total Persada, sebenarnya lokasi banjir sudah berkurang. Namun, air masih membanjiri Perumahan Garden City, karena belum dibangun turap di sisi lain kali. “Air mulai naik pada Ahad sore hingga pagi hari semakin naik. Kami berharap, semoga curah hujan tidak terlalu tinggi,” tuturnya.

Yusuf menegaskan, agar pemkot cepat mencarikan solusi. Salah satunya dengan mengirimkan surat pada pemerintah pusat, agar segera mendapatkan bantuan untuk penyelesaian banjir di Kecamatan Periuk tersebut. “Walaupun kali ini banjirnya kiriman, namun tetap kami harus cari solusinya untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat sekitar Kecamatan Periuk,” katanya.

Diketahui, ada 3 RW di lokasi banjir yang rumahnya tergenang air, yaitu RW25, 8, dan 21.”Pemkot harus tanggap dengan kebutuhan dan keluhan warganya yang terkena musibah banjir, kami menyediakan perahu karet, dan beberapa truk yang bisa mengangkut warga,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Irman Pujahendra di lokasi banjir. (DA)***


Sekilas Info

Kebocoran Pipa JDU Jadi Pelajaran Berharga PDAM Kota Tangerang

TANGERANG, (KB).- Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Benteng (PDAM TB) Kota Tangerang berhasil memperbaiki pipa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *