Bangunan Liar di Kalimati, Pengosongan Ditenggat Hingga 30 April

Bangunan di Kalimati

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengimbau kepada warga yang tinggal di bantaran aliran Sungai Ciujung Lama atau Kalimati untuk segera mengosongkan bangunannya paling lambat Selasa (30/4/2019). Hal tersebut dikarenakan awal Mei akan dilaksanakan penertiban oleh Dinas Satpol PP Kabupaten Serang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang Hatib Nawawi mengatakan, dalam rencana revitalisasi Kalimati, tugas DPUPR hanya melakukan sosialisasi dan itu sudah selesai dilaksanakan pada 2018 lalu. Namun, pihaknya telah meminta kepada warga untuk mengosongkan bangunan yang mereka miliki.

“Paling lambat Selasa (30/4/2019) harus sudah kosong, karena awal Mei penertiban harus sudah mulai. Sudah kami sampaikan ke pak camat dan para kepala desa,” katanya, Selasa (12/3/2019).

Ia meminta kepada semua pihak terutama masyarakat untuk bisa memahami terkait dengan penertiban tersebut. Sebab, normalisasi Kalimati yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat, agar bisa mendapatkan air bersih yang selama ini sulit didapat di wilayah Serang Utara.

Menurut dia, penertiban Kalimati akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan anggaran yang ada di pemerintah pusat. “Jadi, untuk penertiban itu dilaksanakan oleh Satpol PP dan anggarannya sudah diberikan. Cuma untuk tahap pertama penertiban dilakukan untuk 3,5 kilometer, itu mulainnya dari jembatan yang ada di Pontang,” ucapnya.

Kasi Kerja Sama Pengamanan Keputusan Kepala Daerah Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Iwan Firmansyah menuturkan, pada prinspinya Satpol PP siap untuk melakukan pengawalan terkait dengan penertiban tersebut.

“Awalnya, saya pikir anggaran untuk penertiban ini ada di PU, ternyata di PU enggak ada koringnya. Yang dikasih anggaran oleh Balai Besar hanya Satpol PP sebesar Rp 150 juta,” tuturnya.

Ia menuturkan, waktu yang diberikan kepada Dinas Satpol PP dalam melakukan pengawalan penertiban Kalimati selama 10 hari. “Jadi yang kami pahami tugas Satpol PP hanya mengamankan di lapangan, karena yang melaksanakan penertiban langsung adalah Balai Besar dan alat beratnya juga punya Balai Besar,” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here