Bangun 10 SMA/SMK, Pemprov Banten Anggarkan Rp 56 M

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan angagran sekitar Rp56 miliar dalam Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Banten Tahun 2019 untuk membangun 10 unit sekolah baru SMA/SMK.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Provinsi Banten Mahdani di Serang, Selasa (6/11/2018) mengatakan, untuk memperlancar pembangunan 10 unit sekolah baru tersebut, pihaknya meminta Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk menyelesaikan pengadaan lahan pada Tahun 2018 ini, karena pengadaan lahan di bawah 5 hektare merupakan kewenangan dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

“Tahun ini harus beres dulu lahannya. Jadi dua bulan ini harus ‘clear’ lahannya dulu,” kata Mahdani.

Sebab, dana untuk pembangunan fisiknya sudah disiapkan dalam RAPBD Banten Tahun 2019 sekitar Rp56 miliar untuk 10 titik pembangunan unit sekolah baru SMA/SMK tersebut.

”Rata-rata satu unit sekolah itu sekitar Rp2,5 miliar, kecuali di Tangerang bisa lebih dari itu karena harga tanah lebih mahal,” kata Mahdani.

Selain membangun 10 unit sekolah baru, kebijakan anggaran untuk Dinas Pendidikan pada Tahun 2019 juga lebih besar karena adanya kenaikan bantuan Operasional Sekolah dari Daerah (Bosda) yang tadinya Rp3,73 juta pertahun naik menjadi Rp5,4 juta per tahun per siswa.

”Bosda untuk siswa SMK lebih besar yakni Rp 5,4 juta dan SMA Rp 5 juta. SMK lebih besar karena sekolah kejuruan yang kebutuhannya lebih tinggi,” kata dia.

Mahdani mengatakan, adapun prioritas pembangunan pada APBD 2019 fokus pada pelayanan dasar yaitu pendidikan, infrastruktur dan kesehatan yang merupakan titik berat RPJMD dan menjadi prioritas pembangunan Provinsi Banten dalam tiga tahun ini.

”Infrastruktur misalnya di Dinas PUPR untuk penyelesaikan jalan provinsi yang tersisa sepanjang 86 kilometer. Untuk jalan provinsi semuanya harus selesai 2019. Nanti kan kalau jalan sudah selesai anggarannya bisa untuk program lainnya,” kata dia.

Sementara di bidang kesehatan, pemprov menganggarkan untuk fisik sejumlah rumah sakit. Pengadaan lahan dan pembangunan fisik seperti pembangunan rumah sakit jiwa, pengadaan lahan untuk rumah sakit tipe D di Cibaliung Kabupaten Pandeglang dan di perbatasan Banten dengan Sukabumi Jawa Barat. Kemudian pembangunan panti rehabilitasi narkoba. (MH/Ant)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here