Balon Wakil Walikota Cilegon, Golkar Resmi Rekomendasikan Ratu Ati Marliati

CILEGON, (KB).- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) secara resmi mengeluarkan surat keputusan (SK) penunjukkan Ratu Ati Marliati sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Cilegon. SK tersebut, telah diterima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Cilegon.

Keterangan yang diperoleh Kabar Banten, SK DPP Partai Golkar tersebut, dengan nomor R.777/GOLKAR/XI/2018 tertanggal 13 November 2018, ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Banten, Bahrul Ulum mengatakan, SK diterima pihaknya pada Jumat (16/11/2018). “Terbitnya kan dari Selasa (13/11/2018), kalau kami terimanya Jumat (16/11/2018). SK sudah diambil oleh pak Sutisna (Sekretaris DPD II Partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas),” katanya saat dihubungi, Rabu (21/11/2018).

Menurut dia, proses pemberian SK untuk Ratu Ati pada dasarnya tindak lanjut dari hasil pleno DPD II Partai Golkar Cilegon. Pihaknya tidak mempersoalkan status Ati sebagai bukan kader Partai Golkar. “Muncul nama ibu Ati itu tidak serta merta atas nama ibu Ati. Tapi, itu adalah hasil rapat pleno seluruh struktural Partai Golkar Kota Cilegon. Kemudian, kami merekomendasikan kepada DPP, kemudian pusat menetapkan,” ujarnya.

Hal sama, tutur dia, pernah terjadi ketika Edi mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Cilegon pada 2010 lalu. Di mana saat itu, Edi masih bersatus aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Cilegon. “Pak Edi dulu juga kan bukan kader partai, seorang ASN. Apa bedanya,” ucapnya.

Namun, dia meyakini, jika Ratu Ati terlahir sebagai seorang kader Partai Golkar. Mengingat keluarga besar Ratu Ati seluruhnya, adalah kader partai berlambang pohon beringin. “Ibu Ati kan dibesarkan dari keluarga Golkar, siapa yang meragukan kegolkaran ibu Ati,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPD II Partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas menuturkan, pada SK tersebut tercantum tugas dari DPP Partai Golkar, untuk mengawal proses pelantikan Edi sebagai Wali Kota Cilegon definitif. Mengingat proses pemilihan Wakil Wali Kota Cilegon akan dimulai setelah Edi berstatus definitif.

“Kami juga mendapat instruksi dari DPP, bahwa DPD II Partai Golkar Cilegon harus mengawal proses Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Cilegon menjadi definitif. Karena, rententannya setelah definitif, proses pemilihan wakil dimulai,” ujarnya.

Menurut dia, keluarnya SK penunjukan Ati sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Cilegon dari Partai Golkar, menjawab keraguan sejumlah pihak. Di mana sebelumnya, banyak informasi jika Ratu Ati akan kesulitan mendapatkan SK tersebut. “Jika ada yang masih ragu, SK ini jawabannya,” ucapnya.

Ia mengatakan, turunnya SK tersebut menandakan komunikasi politik antara pihaknya dengan partai-partai di legislatif semakin intens. Bahkan, tutur dia, sejumlah partai secara terbuka telah menyatakan dukungan terhadap pilihan Partai Golkar.

“Bisa dikatakan, mayoritas partai di legislatif sudah satu arah dengan Partai Golkar. Sekarang tugas kami, adalah menjembatani komunikasi antara ibu Ati dengan partai-partai itu,” katanya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here