Sabtu, 26 Mei 2018
Relawan Balawista Kabupaten Serang berfoto bersama sebelum mengikuti Kompetisi Lifeguard Tingkat Nasional di Kuta, Bali, Jumat (11/5/2018).*

Balawista Kabupaten Serang Ikuti Kompetisi Lifeguard Tingkat Nasional

Sebanyak 10 relawan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Serang mengikuti kompetisi lifeguard tingkat nasional yang digelar di Kuta, Bali, Jumat (11/5/2018). Keberangkatan mereka turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.

Ketua Balawista Kabupaten Serang, Dede Sulaeman mengatakan, di kompetisi lifeguard 2018 tingkat nasional yang digelar di Pantai Kuta, Bali, Balawista Kabupaten Serang mengirim 10 orang perwakilan. “Dalam kesempatan itu, ada tujuh kategori lomba, yaitu board rescue, tube rescue, run swim run, beach flag, beach sprint, beach relay, dan ironmman. Kalau ironman itu estafet lari renang pakai board rescue,” tuturnya.

Ia menuturkan, kompetisi lifeguard tingkat nasional merupakan event tahunan yang digelar di tempat berbeda setiap tahunnya. “Alhamdulillah, Balawista Kabupaten Serang untuk event nasional tahun ini bisa ikut. Support dari Bupati Serang (Ratu Tatu Chasanah) juga ada, kami difasilitasi akomodasi dan transportasi,” katanya.

Ia berharap, ke depan Pemkab Serang dan Balawista terus sinergi untuk keamanan wisata di Kabupaten Serang. “Selama ini, operasional untuk Balawista dari Kabupaten Serang belum ada, kami sering mengajukan ke Dispora, tapi setelah mengajukan proposalnya selalu tidak ada di Dispora. Tapi, setelah ada pertemuan dengan ibu bupati, beliau sudah memerintahkan ke kepala Disporapar untuk menganggarkan,” ujarnya.

Sejauh ini, ucap dia, operasional Balawista Kabupaten Serang dibantu dari bantuan-bantuan pihak swasta. “Namun, sekarang kami bangun sinergitas dengan Pemkab Serang, diharapkan ke depan ada bantuan operasional dari pemkab,” katanya. Ia mengatakan, Balawista juga membutuhkan banyak peralatan, di antaranya rubber boat dan board rescue.

“Sebelumnya, kami pernah dapat bantuan dari Kalimantan, berupa pelampung dan masker snorkeling, tapi itu pun usianya sudah lama. Kami butuh alat inti, di antaranya rubber boat dan board rescue. Syukur-syukur ada ambulansnya, ada motor untuk mobile, itu alat-alat untuk penanganan cepat,” ucapnya. Humas Balawista Kabupaten Serang, Lulu Jamaludin menuturkan, saat ini relawan Balawista Kabupaten Serang yang aktif tinggal tersisa 30 orang dari sebelumnya 60 orang. (Yomanti)*


Sekilas Info

Rumah Hutan Cidampit

Rumah Hutan Cidampit, terletak di Kampung Cidampit, Desa Bojong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang layak menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *