Baksos IPeKB di Kabupaten Tangerang, Mayoritas Akseptor KB Menginginkan IUD

Petugas menyerahkan alat kontrasepsi kepada salah satu Akseptor KB.

TANGERANG, (KB).- Mayoritas Akseptor KB peserta baru menginginkan alat kontrasepsi IUD. Hal tersebut terungkap pada kegiatan Baksos Program KKBPK yang dilaksanakan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Banten, di Kecamatan Cikupa dan Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/11/2019).

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Kesehatan Reproduksi (Kespro) pada BKKBN Provinsi Banten, Nurbaety menyampaikan bahwa dalam pelayanan dan penyuluhan KB di Kecamatan Cikupa dan Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang tersebut, mayoritas akseptor KB menginginkan ganti cara dan bongkar pasang alat kontrasepsi, tetapi pihaknya tidak menerima hal tersebut dan hanya menerima pemasangan alat kontrasepsi kepada peserta baru (PB).

“Kami hanya menerima akseptor KB pemasangan baru. Di antaranya ibu-ibu yang habis melahirkan dalam jangka waktu 42 hari dan orang yang benar-benar belum ber-KB serta pengantin baru yang ingin menunda kelahiran anak,” ujarnya.

Ia mengatakan, di puskesmas Kecamatan Cikupa, kegiatan untuk promosi dan konseling KB peserta baru juga berjalan dengan sasaran ibu hamil dan ibu habis melahirkan. Di sini rata-rata masyarakat berminat IUD dibandingkan implan.

“Menurut petugas PLKB, di sini banyak yang minat IUD dibandingkan implan. Petugas telah melakukan pelayanan kepada puluhan akseptor KB peserta baru di wilayah tersebut,” ujarnya.

Sementara, di Kecamatan Pasar Kemis tepatnya di Desa Pangadegan, kegiatan baksos IPeKB disambut antusias warga. Tidak hanya kepada ibu-ibu, petugas penyuluh juga melakukan penyuluhan mengenai alat kontrasepsi MKJP kepada bapak-bapak. Selain itu, di Kampung KB desa tersebut petugas juga membentuk kelompok kerja (pokja) rumah data.

Dalam kegiatan baksos tersebut, petugas PLKB/PKB ketika melakukan penyuluhan mengalami kendala karena di sejumlah desa di dua kecamatan tersebut dalam proses tahapan pemilihan kepala desa (Pilkades).

“Ketika melakukan penyuluhan dan pelayanan kepada masyarakat, sejumlah pihak mempertanyakan kegiatan tersebut berkaitan atau tidak dengan Pilkades?,” ujarnya, usai melakukan monitoring kegiatan Baksos IPeKB di Kecamatan Cikupa dan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here