Bahasa Gaul Ancam Bahasa Indonesia

LEBAK, (KB).- Bahasa Indonesia belakangan mulai terkikis oleh gaya bahasa komunikasi pergaulan sehari-hari di masyarakat. Agar tidak semakin terkikis, maka perlu dilakukan upaya penguatan bahasa Indonesia yang diterapkan dikesaharian masyarakat.

Hal itu disampaikan Asisten daerah (Asda) Administrasi Umum dan Kesra Setda Lebak Dedi Lukman Indepur saat acara sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi Tenaga Profesional dan Calon Tenaga Profesional di Aula PKK Pemkab Lebak, Kamis (3/10/2019).

Dedi Lukman Indepur mengatakan, bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan yang dituangkan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai sarana pemersatu bangsa, karena Indonesia terdiri dari ragam suku, budaya dan bahasa.

“Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi negara dan bahasa nasional, juga menjadi bahasa sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, komunikasi dalam bahasa Indonesia dewasa ini sudah terkena virus dengan gaya-gaya bahasa pergaulan. Karenanya, melalui kegiatan sosialisasi uji kompetensi ini dapat dijadikan pengetahuan dan pengalaman bagi peserta.

“Ke depan, hasil UKBI ini diharapkan menjadi salah satu syarat untuk kenaikan pangkat dan jabatan bagi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Lebak,” ucapnya.

Koordinator UKBI Kantor Bahasa Banten Wuri Dian Trisnasari mengatakan, UKBI dilaksanakan serentak di beberapa lokasi delapan kota dan kabupaten di Indonesia. Acara diikuti pegawai, karyawan, pejabat, pimpinan dari lembaga negeri, swasta dan pemerintahan.

“Tujuan dilaksanakan UKBI untuk pemetaan kemahiran berbahasa Indonesia bagi tenaga kebahasaan se-Banten dan menyosialisasikan pelaksanaan UKBI di lingkungan ASN, yang merupakan bagian tenaga profesional pelaksana pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap sertifikat hasil UKBI dapat dijadikan syarat untuk kelulusan menjadi calon aparatur sipil negara (CASN), bagi profesional prasyarat profesi sebagai guru.

Dan untuk kenaikan golongan dan jabatan serta dapat digunakan untuk syarat tenaga yang berasal dari warga negara asing (WNA) yang tinggal di Indonesia dan persyaratan WNA untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI). (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here