Bahas Perkembangan Revitalisasi, Gubernur Rapat Lesehan di Banten Lama

dok. biro artp setda banten Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi Wakil Gubernur Andika Hazrumy dan Pj. Sekda Banten Ino S. Rawita menggelar rapat koordinasi sekaligus zikir bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Banten di Kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (31/1/2019) malam.*

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar rapat pembahasan tentang perkembangan revitalisasi Keraton Kesultanan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Kamis (31/1/2019) malam.

Menariknya, rapat bersama para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten ini digelar langsung secara lesehan di plaza Masjid Agung Banten, yang merupakan hasil proyek revitalisasi Keraton Kesultanan Banten. Pemprov pun ingin memastikan, pengerjaan proyek yang dimulai pada 2018 itu berjalan tanpa menemui kendala signifikan.

Rapat dimulai dengan paparan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy selaku koordinator revitalisasi Keraton Kesultanan Banten. Setelah mendengar paparan tersebut, WH menginginkan agar Keraton Kesultanan Banten bisa memfasilitasi kunjungan para peziarah, khususnya dari luar Banten. Sebab, para peziarah perlu tempat beristirahat karena biasa melakukan ritual ibadah di Masjid Agung pada malam hari.

“Jadi, ke depan saya ingin supaya rumah-rumah warga di sekitar sini dibantu agar bisa jadi home stay. Kalau rumahnya tidak layak, ya kita bantu renovasi. Kita buatkan WC, kamar mandi dan lainnya agar bisa menerima peziarah yang menginap,” kata WH.

Mantan Wali Kota Tangerang itu juga menginginkan agar kawasan Keraton Kesultanan Banten bisa menjadi ikon pariwisata religi di Provinsi Banten. Untuk itu, ia berharap tempat tersebut bisa ditata dengan optimal sehingga menjadi tempat kunjungan wisata yang nyaman dan terbuka, khususnya bagi para peziarah.

“Kayak plaza ini, kenapa ini sampai sekarang belum dibuka untuk umum? Saya ingin agar ini segera dibuka, biar orang yang ke sini karena ingin melihat wajah baru Banten Lama, bisa langsung merasakan dan menikmati perubahan-perubahannya,” ujar WH.

Sebelum menggelar rapat, WH-Andika beserta para kepala OPD terlebih dahulu melakukan Salat Isya berjamaah di Masjid Agung Banten. Setelah selesai, WH yang mengenakan baju koko dipadu dengan sarung, memulai rapat dengan memimpin pembacaan doa secara Islam. Kemudian, WH juga meminta sejumlah para kepala OPD yang hadir untuk bergantian memimpin doa.

Selain berbeda karena lebih bernuansa lebih agamis, suasana rapat juga menjadi lebih santai karena digelar bukan di dalam ruangan. WH-Andika beserta para kepala OPD memilih untuk membahas perkembangan proyek revitalisasi tersebut di pelataran masjid yang kini sudah disulap mirip seperti di pelataran Masjid Nabawi, Madinah dengan keberadaan sejumlah bangunan payung-payung besar.

Bahas PKL dan Parkir

Kepala Satpol PP Provinsi Banten M Basri mengusulkan agar para pedagang yang selama ini berdagang di Terminal Sukadiri tidak buru-buru dipindahkan ke kawasan baru yang disiapkan Pemkot Serang. Sebab menurut dia, lokasi PKL yang baru letaknya sangat jauh dari kawasan masjid dan keraton, sehingga proses relokasi terkesan tidak pernah selesai.

“Pasti selalu kucing-kucingan sama Satpol PP. Dari pada pindah ke lokasi yang disediakan, akhirnya mereka malah merangsek berdagang di sekitar mesjid dan keraton ini. Jadi, lebih baik jangan buru-buru,” ucap Basri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga (Dispora) Provinsi Banten Deden Apriandi mengusulkan agar Pemprov Banten dan Pemkot Serang selaku pengelola kawasan revitalisasi, juga memikirkan aspek pembangunan sosial, ketimbang hanya fokus memikirkan pembangunan fisik di Banten Lama.

“Saya mengusulkan agar kita juga melakukan kegiatan-kegiatan atau program-program yang sifatnya melakukan penyadaran dan pemberdayaan masyarakat. Karena mungkin mereka yang sudah berpuluh tahun di sini, terbiasa dengan keadaan Banten Lama sebelumnya. Belum tentu mereka bisa menerima Keraton Kesultanan Banten hasil revitalisasi ini,” tutur Deden.

Setelah mendengar semua paparan tersebut, WH beserta rombongan kepala OPD meninjau ke sejumlah lokasi di sekitar kawasan masjid dan keraton. WH bahkan menyempatkan diri untuk berbincang dengan sejumlah PKL yang berdagang di sekitar kawasan masjid dan Keraton Banten Lama.

Di hadapan mereka, WH berpesan agar PKL ikut menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kawasan proyek revitalisasi. Imbauan WH ini pun disambut antusias para pedagang, yang juga menginginkan wajah perubahan kawasan Keraton Kesultanan Banten agar lebih nyaman dikunjungi wisatawan. (Rifat Alhamidi)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here