Babak 8 Besar Liga 2 Indonesia, Persita Ditahan Imbang PSS Sleman

TANGERANG, (KB).- Persita Tangerang ditahan imbang PSS Sleman (1-1) pada partai perdana Grup B babak 8 besar Liga 2 Indonesia di Stadion Benteng Taruna Sport Center, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/10/2018). Bermain di kandang sendiri, Persita gagal mengamankan 3 poin yang sudah didepan mata setelah PSS Sleman berhasil menyamakan skor pada tambahan waktu diakhir pertandingan.

Jalannya pertandingan, bertindak sebagai tuan rumah, Persita berinisiatif untuk menguasai jalannya pertandingan. Anak asuh Wiganda Saputra beberapa kali merepotkan pertahanan PSS Sleman yang dijaga oleh Gufron dan kawan-kawan. Namun solidnya pertahanan anak asuh Seto Nurdiantoro membuat serangan yang dibangun Egi Melgiansyah dan kawan-kawan berhasil di mentahkan.

PSS Sleman bukan tanpa peluang. Pasukan super elang jawa juga tercatat beberapa kali merepotkan pertahanan Persita. Pergerakan penyerang gaek Cristian Gonzales di lini depan sempat membuat ribuan suporter Persita was-was. Eks penyerang tim nasional Indonesia tersebut masih terlihat belum habis kendati tidak lagi muda.

Gol yang ditunggu-tunggu tuan rumah akhirnya tercipta. Berawal dari tendangan bebas Egi Melgiansyah, Hari Habrian yang berada di dalam kotak penalti berhasil menceploskan si kulit bundar melalui tendangan mendatar menyusur tanah di menit ke-26.

Gol tersebut tidak lepas dari kesalahan pemain belakang PSS Sleman yang gagal menyundul bola dengan baik sehingga mengarah ke posisi Hari Habrian. Skor pun 1-0 untuk tuan rumah. Tertinggal 1-0, PSS Sleman meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang sempat tercipta namun skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, pemain PSS Sleman tampak bernafsu menyamakan kedudukan. Barisan pertahanan Persita beberapa kali direpotkan dengan alur serangan yang dibangun PSS Sleman namun belum membuahkan hasil hingga menit ke-90 diwaktu normal, tuan rumah masih unggul (1-0). Namun, petaka bagi Persita kemenangan yang tampak sudah didepan mata harus kandas.

Memasuki perpanjangan waktu babak kedua berakhir atau dimenit ke-93, seisi stadion dibuat terdiam oleh pemain pengganti PSS Sleman Qishil Gandrum Minny. Qishil berhasil membuat gol dan menyamakan kedudukan (1-1). Gol tersebut berawal dari sepak pojok yang gagal disapu pemain Persita. Qishil mampu menceploskan bola kegawang Persita melalui tendangan salto. Tidak lama setelah gol tersebut, Wasit meniupkan peluit akhir babak kedua.

Media Officer Persita Aries Maulansyah kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Menurut dia, pemain Persita sudah bermain sangat baik menjaga keunggulan 1-0. “Tentu kami kecewa dengan hasil ini. Saya rasa kami layak menang sebelum PSS Sleman menyamakan kedudukan di menit akhir pertandingan,” ujar Aries.

Ia menuturkan hasil imbang tersebut tidak lepas dari semangat pantang menyerah yang diterapkan oleh pemain PSS Sleman di atas lapangan. Kedepan, Persita akan bermain lebih baik lagi guna bisa meraih kemenangan. “Saya kira meski hasil ini tidak kami inginkan, imbang juga bukan hasil yang buruk. Kami akan bekerja keras lagi (di babak 8 besar),” tutur Aries. (FI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here