Audiensi Dengan DPRD Banten, HIPPI Dorong Terbentuknya Regulasi dan Kemudahan Bagi Pengusaha Pribumi

DPD HIPPI Banten foto bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD Banten, usai melakukan audiensi, di DPRD Provinsi Banten, Rabu (29/1/2020).*

SERANG, (KB).- Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi Banten kunjungi DPRD Provinsi Banten dalam rangka audiensi, Rabu (29/1/2020). Kunjungan tersebut dikomandoi Ketua HIPPI Banten Saiful Bahri didampingi Ketua DPC HIPPI Kota Serang Isbandi, Ketua DPC HIPPI Kota Cilegon Abdul Mutholib dan Ketua DPC HIPPI Kota Tangsel Istijar Nusantara.

Kedatangan rombongan HIPPI Banten disambut dan diterima Ketua DPRD Banten Andra Soni dan Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim.

Ketua DPD HIPPI Banten Saiful Bahri menyampaikan bahwa kedatangan HIPPI Banten ke DPRD Banten dilandasi keinginan kuat dalam mendorong terbentuknya regulasi pembinaan serta fasilitasi kemudahan investasi dan peran pengusaha pribumi di Banten.

Ia mengatakan, Provinsi Banten sebagai daerah otonom memiliki potensi besar dalam mendorong kemajuan pengusaha lokal, terlebih dalam turut serta untuk mengembangkan usaha sebagai bentuk investasi kaum pribumi. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang tepat untuk melindungi pengusaha lokal termasuk kemudahan dalam perijinan.

Menurut dia, DPRD Banten perlu segera berinisiatif terhadap pembentukan regulasi yang dapat memberikan kesempatan para pengusaha lokal dalam berinvestaai bagi daerahnya sendiri.

“Kami meminta DPRD Banten dapat membentuk regulasi yang lebih memberikan usaha lebih luas kepada pengusaha lokal baik dalam kemudahan perijinan serta fasilitasi pembinaan dan pengembangan usaha yang tidak kalah dalam persaingan global,” ujar saiful bahri.

DPD HIPPI Banten saat melakukan audiensi dengan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Banten, Rabu (29/1/2020).*

Sementara, Ketua DPRD Banten Andra Soni menyambut baik kedatangan HIPPI Banten. Ia mengatakan, hadirnya HIPPI tentu akan menjadi pendorong terhadap kemajuan Banten yang akan berdampak luas terhadap potensi pendapatan asli daerah maupun kesejahteraan masyarakat dan pembukaan lapangan kerja.

Keberadaan HIPPI, kata dia, diharapkan akan menjadi pendorong bagi roda perekonomian daerah dan dapat berkolaburasi dengan BUMN maupun investor yang mengembangkan usaha di Banten, sehingga terbangun sinergi usaha antara kepentingan usaha di Banten dengan para pengusaha lokal.

“Kami sangat bergembira apabila HIPPI fokus terhadap pemberdayaan para pengusaha lokal untuk berinvestasi di daerah sendiri, sehingga akan menjadi peluang bagi terbukanya lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Adra.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim mengatakan, Banten sebagai salah-satu daerah pengembangan Investasi baik industri maupun jasa, maka diperlukan peran HIPPI untuk dapat berpartisipasi terhadap pertumbuhan usaha di daerah.

Masih banyak potensi Banten yang harus di kembangkan seperti sektor pariwisata, perikanan, kelautan dan kepelabuhan, serta perindustrian. Oleh karenanya pihak legislatif akan sangat mendukung regulasi keberpihakan investasi bagi pengusaha lokal namun tidak harus menolak investasi dari luar.

“Kami sangat mendukung peran aktif para pengusaha lokal dalam berinvestasi di daerah sendiri, untuk itu kami meminta masukan kepada HIPPI tentang referensi peraturan terkait agar tidak menyalahi aturan di atasnya” ujar Fahmi Hakim. (SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here