Atasi Bank Keliling, Pemkot Tangerang Bentuk BMT

TANGERANG, (KB).- Setelah dipilih sebagai lokasi proyek percontohan Kota Ekonomi Syariah dari Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang segera bentuk Baitul Maal wa Tamwil (BMT).

“Sekarang banyak bank-bank keliling yang mengenakan bunga pinjaman uang sangat tinggi dan meresahkan masyarakat, maka dibutuhkan kehadiran sejumlah BMT dan akan dilakukan pelatihan oleh KNKS, sehingga masjid dan musala bisa mengembangkan,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismahsyah, Jumat (1/11/2019).

Ia menjelaskan, dengan adanya BMT, maka yang selama ini jadi beban masyarakat ada solusi yang lebih meringankan sesuai dengan konsep syariah. Kemudian, Pemkot Tangerang juga memiliki program lainnya dalam pemberdayaan umat, misalnya untuk membantu fakir miskin dan duafa serta mempercepat penyaluran bantuan telah tersedia 81 ATM beras yang tersebar di masjid dan musala se-Kota Tangerang.

“Contohnya, kami telah menyalurkan bantuan lewat masjid-masjid sebagai pusat gerakan pengembangan ekonomi, bantuan tersebut berupa bantuan pendidikan dan pengembangan UKM,” tutur orang nomor satu di Kota Tangerang.

Lebih lanjut, dia menerangkan, bahwa ulama dan umaro haruslah saling bersinergi dalam pembinaan umat. Berlatar inilah, Pemkot Tangerang terus mendorong keberadaan masjid dan musala, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga memberdayakan umat di wilayah lingkungan.

Sejak dicanangkan Juli, program pembuatan anjungan tunai mandiri (ATM) beras di setiap musala/masjid di 13 kecamatan Kota Tangerang saat ini sudah terbangun di 81 lokasi.

Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Kota Tangerang Felix Mulyawan menuturkan, program yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat tersebut, masih akan terus bertambah jumlahnya sesuai dengan target total kelurahan yang ada, yakni 104 titik.

“Sesuai dengan perintah Wali Kota, enam bulan ke depan, seluruh masjid dan musala di setiap kelurahan sudah ada ATM beras,” ucapnya.

Ketua Baznas Kota Tangerang Aslie Elhusyairy mengatakan, penerima bantuan, adalah yang sudah didata oleh Baznas dan Bagian Kesra Pemkot. Jumlah ATM beras akan ditambah dalam mempercepat penyaluran bantuan. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here