Minggu, 19 Agustus 2018

Atap SMAN 1 Cilograng Ambruk, Pemprov Banten Segera Lakukan Perbaikan

LEBAK, (KB).- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten segera menangani perbaikan pada tiga ruang kelas di SMAN 1 Cilograng yang beberapa waktu lalu ambruk. Percepatan perbaikan kerusakan itu dimaksudkan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat berjalan secara normal pasca libur panjang.

Kepala Kantor Cabang Dinas pada Disdikbud Banten di Lebak, Sargawi, membenarkan ambruknya atap di SMAN 1 Cilograng langsung menjadi perhatian serius pihak Disdikbud Banten. “Yang jelas, Disdikbud Banten sudah siap untuk melakukan perbaikannya dalam waktu dekat ini,” ujar Sargawi, Kamis (7/6/2018).

Ketika ditanya berapa tingkat kerugian akibat ambruknya bagian atap di sekolah tersebut, menurut Sargawi akan segara dihitung agar Disdikbud Banten mengetahui pula berapa biaya yang harus dialokasikan untuk perbaikannya. “Kami menjamin, usai libur hari raya nanti, kelas yang atapnya ambruk sudah bisa digunakan lagi untuk KBM,” katanya.

Sahudi, orangtua siswa SMAN 1 Cilograng mengungkapkan, apabila pihak disdikbud melakukan perbaikan atap di ruang kelas di SMA tersebut, maka hasilnya harus benar-benar berkualitas dan tidak mudah rusak. “Untungnya kejadian robohnya kemarin pada malam hari, sehingga seluruh siswa maupun guru tidak ada yang menjadi korban,” ujar Sahudi.

Atap tiga ruang kelas di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Cilograng Kabupaten Lebak, ambruk, Senin (4/6/2018), sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Untuk mengetahui secara pasti penyebab peristiwa ambruknya sarana kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut kini polisi sudah bergerak dan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi.

Kepala SMAN 1 Cilograng, Uung Umaryadi kepada Kabar Banten melalui sambungan WhatsApp nya mengatakan, ambruknya tiga atap ruang kelas di sekolah yang dipimpinnya bermula pada Januari 2018 terjadi gempa di Selat Sunda mengakibatkan empat ruang kelas baru (RKB) di lantai dua mengalami rusak berat terutama bagian rangka baja dan atapnya. ”Pada saat itu juga ruangan dikosongkan karena khawatir ada gempa susulan dan pada hari itu juga kami melaporkannya kepada KCD dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten,” tuturnya. (Lugay)*


Sekilas Info

Ribuan Lansia Dapat Bantuan Jaminan Hidup

USIA tua merupakan sebuah keniscayaan yang akan dialami oleh sebagian manusia yang diberikan usia panjang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *