Minggu, 19 Agustus 2018

Atap Ruang Kelas Ambruk, Gedung SDN 2 Nembol Memprihatinkan

PANDEGLANG, (KB).- Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Nembol, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang kondisinya memprihatinkan. Bangunan yang pernah direhab tahun 2006, kini bagian atap ruang kelas III (tiga) ambruk, sehingga ruangan dikosongkan.

Kerusakan bangunan tersebut sudah hampir bulan belum mendapat perbaikan. Akibatnya, ruang kelas 1 dan 2 yang berdekatan dengan ruang yang rusak terpaksa tidak diisi. Sebab, pihak sekolah khawatir bangunan itu bisa roboh.

Kepala SDN 2 Nembol, Tuti Lasmayati membenarkan kondisi bangunan sekolah banyak yang rapuh. Sebab, usia bangunan sudah hampir 12 tahun belum ada perbaikan. “Ya, terpaksa murid kelas 1,2 dan 3, harus numpang belajar di sekolah madrasah,” kata Kepala SDN 2 Nembol, Tuti Lasmayati kepada Kabar Banten, Senin (6/8/2018).

Selain itu, lanjut Tuti, kondisi bangunan sekolah tersebut banyak yang rapuh. Untungnya, saat atap ruang kelas tiga ambruk, sekolah sedang tidak dihuni. Sehingga tidak sampai ada korban jiwa. “Ambruknya ruang kelas itu saat guru dan siswa sedang libur karena pascalebaran. Ya, kejadiannya malam hari,” ujarnya. Dikatakan Tuti, kejadian tersebut sudah disampaikan ke pemerintah daerah. Para guru, murid dan orangtua murid berharap gedung sekolah tersebut secepatnya diperbaiki.

Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Mandalawangi, Eep Gumilar sudah mengajukan rehabilitasi bangunan sekolah tersebut. Namun soal realisasinya belum ada jawaban. “Sudah dilaporkan, mudah-mudahan segera direhab. Kami sih sangat berharap tahun ini dilakukan pembangunan, kalaupun lambat, kami minta tahun depan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Mandalawangi, Entus Bakti mengaku, dirinya baru menjabat Camat Mandalawangi. Namun saat mendapat informasi soal bangunan sekolah rusak, pihaknya langsung meninjau lokasi. (IF)*


Sekilas Info

RAYAKAN KEMERDEKAAN, TIGA KAMPUNG TERBEBAS DARI “DOLBON”

PANDEGLANG (KB).- Laz Harfa yang bermitra dengan Caritas Australia dan Australian Aid menggelar Deklarasi ODF …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *