Astra Tol Tangerang-Merak Gelar Simulasi KTD

SERANG, (KB).- Astra Tol Tangerang-Merak atau PT Marga Mandalasakti (MMS) menggelar simulasi Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat (KTD) kejadian luar biasa di lokasi pekerjaan dan adanya tumpahan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Tempat Istirahat Pelayanan (TIP) KM 68 arah Jakarta, Selasa (27/8/2019). 

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun. Dihadiri oleh Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pelayanan Bisnis PT MMS Masrana bersama dengan beberapa pihak terkait seperti PT Jaya Konstruksi, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Rumah Sakit Sari Asih Serang, Dinas Pemadam Kebakaran Wilayah Serang, Polda Banten, PJR Turangga 003 serta mitra kerja lainnya. 

Direktur SDM dan Pelayanan Bisnis PT Marga Mandalasakti, Masrana mengatakan, ini merupakan salah satu bentuk peningkatan kerjasama dengan pengguna jalan khususnya para transporter yang membawa limbah B3.

Jalan tol yang menjadi perlintasan antara pulau Jawa dan Sumatera ini sering dilintasi berbagai kendaraan industri yang mengangkut muatan limbah. Untuk itu, pihaknya melakukan simulasi ini agar pengguna jalan dan mitra kerja lainnya dapat mewaspadai dampak terburuknya.

Selain itu, kata dia, simulasi ini juga untuk mempersiapkan kesiapsiagaan dari petugas Astra Tol Tangerang-Merak dalam memberikan pelayanan saat terjadi kecelakaan di lokasi pekerjaan di jalan tol. 

“Simulasi ini merupakan salah satu bentuk kajian SOP terkait penanganan kecelakaan kerja di lajur. Ini juga untuk melihat bagaimana penanganan petugas dan  ketersediaan peralatan yang kami miliki saat terjadi kecelakaan. Kegiatan ini juga salah satu bentuk kerjasama perusahaan dengan pihak terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran wilayah Serang dan juga Rumah Sakit Sari Asih Serang,” katanya.

Tidak hanya kepada pengguna jalan, pihaknya juga fokus memberikan perhatian terhadap keselamatan para pekerja.

“Kami menggandeng mitra kerja untuk melakukan simulasi KTD B3 sebagai langkah antisipasi dan edukasi. Jadi disini, bagaimana cara penanganan saat terjadi kecelakaan di lokasi pekerjaan dan di jalan tol dengan penempatan rambu yang sesuai agar tidak mengganggu lalu lintas,” ujarnya.

Seperti saat ini, PT MMS sedang melakukan pembangunan Simpang Susun Balaraja Timur dan pelebaran lajur ketiga pada segmen Balaraja Timur-Cikande. Tentunya, dengan dilakukannya simulasi KTD ini para petugas yang berada di lokasi kerja dapat turut serta membantu menciptakan kenyamanan, keamanan, dan kelancaraan berkendara bagi pengguna jalan. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here