Asrama Haji Dibiarkan Terbengkalai

Sebuah gedung yang terletak di kawasan Stadion Badak Kuranten Pandeglang terbengkalai, gedung tersebut diketahui sebagai gedung asrama haji sebagai tempat singgah para jemaah calon haji yang hendak berangkat melaksanakan ibadah haji.

Informasi yang dihimpun Kabar Banten, gedung tersebut sudah lama didirikan namun belum pernah digunakan untuk tempat singgah jemaah calon haji, hanya dijadikan tempat bermain oleh warga sekitar. Bahkan, tak jarang warga yang bermain di sekitar gedung tersebut mengalami kerasukan makhluk halus.

Seorang warga sekitar, Deni Munandar mengatakan, gedung tersebut sudah lama didirikan, namun dirinya tidak mengetahui secara persis kapan gedung tersebut dibangun. Meski demikian, dirinya mengetahui secara persis bahwa gedung tersebut belum pernah digunakan, hanya tempat bermain warga sekitar.

“Kalau tahunnya saya tidak tahu persis, tapi ini betul gedung asrama haji katanya. Tidak tahu kenapa gedung ini tidak digunakan, kalau aula asrama ini digunakan, dulu sempat jadi Dispora, kemudian jadi Dinas Cipta Karya, dan sekarang jadi Dinas Lingkungan Hidup. Kalau sekitaran gedung ini hanya tempat bermain saja,” ucapnya kepada Kabar Banten saat ditemui di lokasi, Kamis (8/8/2019).

Ia mengatakan, gedung tersebut terbilang cukup angker. Pasalnya, anak-anak yang habis bermain di sekitar gedung asrama haji tersebut kerasukan makhluk halus, sehingga sekarang jarang yang bermain di tempat itu.

“Biasanya di sini memang jadi tempat bermain anak-anak, tapi karena mungkin terlalu menjerit atau mengganggu makhluk halus di situ, akhirnya suka ada yang kerasukan. Itu sering yang kerasukannya, apalagi kalau mereka (anak sekolah) suka bermain atau suka ngelantur, bisa dipastikan suka ada yang kerasukan, tapi sampai sekarang masih ada saja yang bermain di sekitaran situ,” ujarnya.

Menurutnya, gedung tersebut diperkirakan didirikan sepuluh tahun lebih, karena beberapa dinas yang telah mengisi aula asrama haji tersebut sudah beberapa kali.

“Kalau usia gedungnya mungkin sekitar sepuluh tahun lebih ya, karena pergantian beberapa dinas yang mengisi aula gedung asrama haji tersebut sudah beberapa kali ganti,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi penyelenggara haji dan umroh Kemenag Pandeglang, H. Wawan Shofwan mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara persis, akan tetapi ia memastikan gedung tersebut belum pernah digunakan oleh jemaah calon haji sebagai tempat singgah.

“Saya kurang tahu itu, semenjak bupatinya pak Dimyati kalau tidak salah, belum pernah digunakan,” katanya.

Terpisah, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, dirinya menginginkan gedung tersebut untuk digunakan kembali. Menurutnya, keberadaan gedung tersebut untuk lembaga yang belum memiliki gedung.

“Gedung itu untuk cadangan, karena kan kami sekarang banyak lembaga baru yang belum memiliki gedung, seperti Apdesi. Intinya gedung itu untuk cadangan bagi instansi vertikal, adapun itu digunakan sebagai tempat randis yang rusak berat, kan kalau randisnya rusak berat disimpan di Pendopo kan tidak elok,” ucapnya. (Ade Taufik)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here