Aspedi Banten Dikukuhkan

Ketua DPP Aspedi Agung Hariyono saat menyerahkan berkas pengukuhan kepada Ketua DPW Aspedi Banten Danny Triwibowo, di salah satu hotel di Kota Tangerang, Rabu (20/2/2019).*

TANGERANG, (KB).- Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Provinsi Banten dikukuhkan di Allium Hotel Kota Tangerang, Rabu (20/2/2019). Sebanyak 34 pengusaha jasa dekorasi resmi menjadi anggota Aspedi Banten.

Pengukuhan tersebut dihadiri oleh perwakilan Aspedi Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Jawa Barat, DPW DKl Jakarta, DPW Palembang dan DPW Lampung. Kegiatan tersebut dimulai dengan pemukulan gong dan penyematan pin Aspedi oleh Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Aspedi Agung Hariyono kepada Ketua DPW Banten Danny Triwibowo.

Aspedi merupakan wadah para pengusaha jasa dekorasi Indonesia dalam mengembangkan diri di bidang dekorasi. Mulai dari wedding organizer, penyelenggara event, hingga kegiatan-kegiatan lainnya yang berhubungan dengan dekorasi.

Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia (Aspedi) Provinsi Banten terpilih Danny Triwibowo mengatakan, Provinsi Banten merupakan peluang besar bagi para pelaku jasa dekorasi dalam mengembangkan bisnis di bidang dekorasi.

“Alhamdulillah Aspedi Banten sudah dikukuhkan.Kami akan coba berjalan dan membutuhkan bantuan serta dukungan dari semua Aspedi yang ada di daerah lainnya,” katanya.

Ia mengatakan, Asosiasi ini bisa dimanfaatkan untuk menambah relasi bisnis dan memberikan manfaat bagi semuanya. Kedepan semoga bisa menjadi lebih baik lagi sebagai organisasi yang pionir dan mumpuni di bidang dekorasi di provinsi Banten,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPP Aspedi Agung Hariyono mengatakan, maksud dan tujuan dibentuknya Aspedi Banten ini, selain untuk silaturahmi, juga sebagai sarana berbagi ilmu dan kreatifitas antar sesama anggota.

“Asosiasi ini sebagai wadah menjalin kekeluargaan, koneksi dan sarana berbagi ilmu serta kreativitas sehingga dapat tercipta iklim persaingan usaha yang sehat. Tidak ada lagi yang namanya saling menjatuhkan, kemudian saling sikut, dan mengesampingkan rivalitas. Hal ini tak lain karena kita telah menjadi satu keluarga besar, yaitu Aspedi,” katanya.

Ia mengatakan, tidak hanya berlaku pada Aspedi Banten saja, tapi juga pada semua DPW Aspedi yang ada di Indonesia. Karena bagaimanapun, semua anggota adalah keluarga dan bersaudara.

“Jika kita lihat di daerah-daerah lain, perkembangan aspek yang sangat luar biasa dari sistem dekorasi, seperti di Sukabumi Jawa Barat. Aspedi juga bisa berfungsi sebagai tempat sharing ilmu para anggotanya. Karena disetiap daerah itu memiliki nuansanya masing-masing. Jadi, saya harap Banten juga bisa mengembangkan seni dekorasinya,” ujar Agung.

Selain itu, ia meminta kepada seluruh anggota yang telah dilantik untuk terus mengikuti pelatihan-pelatihan tentang seni dekorasi untuk pengembangan diri serta usaha. “Aspedi ada, dari kita, untuk kita dan terbukti nyata dari adanya kegiatan ini semua anggota bisa berbagi ilmu. Aspedi Banten juga masih harus banyak mengikuti pelatihan-pelatihan untuk kemajuan para pengusaha dekorasi,” katanya.

Agung berharap, Aspedi Banten dapat bermanfaat bagi masyarakat dan semakin berkembang dalam berinovasi. “Semoga Aspedi Banten menjadi yang terbaik dan lebih baik lagi kedepannya. Semoga kesempatan ini dapat digunakan sebaik mungkin untuk menuntun ilmu baru,” ujarnya.

Selain pengukuhan Aspedi Provinsi Banten, dalam kegiatan tersebut juga digelar seminar tentang seputar jasa dekorasi, tips mendapatkan pasar dekorasi, serta workshop mengukir stereofoam dan merangkai bunga diikuti oleh 72 peserta dan 34 anggota Aspedi dari berbagai daerah di Provinsi Banten. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here