ASN Pemkab Tangerang Dilarang Terlibat Kampanye Pemilu 2019

TANGERANG, (KB).- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesal Rasyid menginstruksikan aparatur sipil negara (ASN), serta pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemkab Tangerang bersikap netral dalam perhelatan Pemilu 2019.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat koordinasi (Rakor) persiapan Pemilu 2019 di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Rabu (20/3/2019).

“Lugas, tegas. Undang-undang mengatur netralitas ASN, kita tidak bisa sembarang melakukan aksi dukung mendukung, karena ada sanksi hukum bagi para ASN yang tidak netral,” katanya.

Maesyal mengatakan, takdir seorang ASN adalah pelayan publik. Sementara ranah politik, ada di luar kewenangan para ASN. Sehingga, politik bukan wilayah kegiatan para ASN.

Kemudian, ia menyebut beberapa peraturan terkait netralitas ASN di Pemilu, di antaranya pasal 20 UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum. UU No.5/ 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, PP No. 53/2010 tentang Disiplin PNS.

Selain itu juga Surat Edaran Bupati Tangerang No. 800/4998-BKPSDM/2018 tentang Larangan Keterlibatan ASN, Kepala Desa, Perangkat Desa, Anggota BPD serta RT/RW dalam kegiatan Kampanye Pemilu tahun 2019. “Jadi apabila masih ada yang mau bermain-main dalam pemilu, maka dipastikan siap mendapatkan sanksi,” tuturnya lagi. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here