Senin, 18 Februari 2019

ASN Pemkab Serang Galang Dana Untuk Korban Gempa dan Tsunami

SERANG, (KB).- Aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggalang dana untuk membantu korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Mamuju, Sulawesi Tengah. Penggalangan dana dilakukan ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan.

Kegiatan dimulai usai Apel pagi dan akan berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu (1-3/10/2018). Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang akan datang ke seluruh OPD Pemkab Serang.

Asda II Pemkab Serang, Adjat Gunawan mengatakan, penggalangan dana tersebut, menindaklanjuti himbauan bupati. Penggalangan dana dimulai Senin (1/10/2018) setelah upacara Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Pendopo Bupati Serang.

“Usai apel, dilakukan pengumpulan sumbangan untuk korban gempa di Palu, Donggala, Mamuju, Sulawesi Tengah,” katanya.

Penggalangan dana tersebut, ujar dia, akan dilanjutkan ke seluruh OPD Pemkab Serang yang dikoordinir oleh BPBD Kabupaten Serang. “Ini akan berlangsung selama tiga hari. Ke kecamatan juga nanti sama akan didatangi oleh BPBD,” ucapnya.

Untuk penyaluran dana setelah terkumpul, tutur dia, saat ini belum ditentukan siapa yang akan berangkat langsung untuk meyalurkan bantuan. “Belum ditentukan siapa yang akan k esana (Sulawesi Tengah) untuk menyerahkan bantuannya,” katanya.

Selain menyerukan kepada ASN Kabupaten Serang, untuk membantu korban gempa dan tsunami, Bupati Serang, Ratu Tatu Cahasanah yang juga sebagai Ketua PMI Provinsi Banten menginstruksikan pengurus dan staf markas PMI untuk membuka rekening donasi.

Dalam hal tersebut, PMI Banten bekerja sama dengan media massa cetak di Banten. Setiap donasi tercatat dan dipublikasikan. Selanjutnya, dalam jangka tertentu, akan dikirim melalui rekening PMI Sulteng untuk diteruskan kepada korban bencana.

Sementara, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Partai Golkar Provinsi Banten, dia mengajak pengurus provinsi serta kabupaten/kota dan kader Partai Golkar di Banten untuk turun tangan membantu para korban. Ajakan tersebut, disampaikan dia saat acara konsolidasi dan pengukuhan Bappilu DPD Golkar Kabupaten Serang, di Aula Gedung Golkar, Ciceri, Kota Serang, Senin (1/10/2018).

Ia menuturkan, korban bencana gempa dan tsunami yang meninggal menurut informasi mencapai 1.000 jiwa lebih. “Indonesia menangis, kami semua berduka. Apa yang dirasakan warga Donggala, Mamuju, Palu, dan kabupaten terdampak lainnya, kami rasakan juga. Maka, wajib kami semua turun tangan membantu,” katanya.

Menurut dia, jiwa gotong royong, kepedulian terhadap sesama, dan jiwa kemanusiaan bangsa Indonesia tidak pernah luntur. Terbukti penggalangan dana baik di Pemkab Serang, PMI Banten, dan Golkar masih terus berlangsung. “Ini masalah kemanusiaan. Doa kami panjatkan semoga saudara yang terkena musibah diberi kesabaran dan terlepas dari masalah akibat bencana,” tuturnya. (YY)*


Sekilas Info

MTQ IX Kota Serang Dibuka Hari Ini, Dewan Hakim Diharapkan Profesional

SERANG, (KB).- Puluhan Dewan Hakim Musbaqah Tilawatil Quran (MTQ) IX Kota Serang mendapatkan orientasi dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *