ASN Diminta Kompak

TANGERANG, (KB).- Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah meminta aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, kompak. “Untuk memajukan kota diperlukan koordinasi dan komunikasi dari semua pihak. Untuk itu, kabidnya, kasi perencanaannya harus diskusi agar program kebijakannya bisa sinkron,” ujar wali kota saat memimpin Rapat Penajaman Usulan Program Kegiatan 2018 di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Tidak hanya ASN, Arief juga meminta kekompakan antar anggota satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dengan saling berkoordinasi dan berkomunikasi dalam menjalankan tugas. “Saya harap jangan sampai kita minta masyarakat saling bersinergi kitanya yang diinternal komunikasi aja sulit,” tuturnya.

Menurut Arief, banyak persoalan kota yang bisa diselesaikan dengan menjalin komunikasi dan koordinasi di antara dinas teknis terkait termasuk instansi vertikal yang ada. “Seperti dulu kita bikin Dinas Pertanahan ini untuk memfasilitasi dinas terkait yang membutuhkan pengadaan lahan, misal pembangunan rumah susun untuk masyarakat meski ini menjadi tugas Perkim namun dinas teknis yang lain harus membantu. Atau soal sertifikasi aset pemda, Dinas Pertanahan atau Bidang Aset harus bangun komunikasi dengan pihak BPN biar segera terselesaikan, terlebih BPN punya program Prona yang ditargetkan ada 32 ribu sertifikasi,” ujarnya.

Wali kota juga meminta kepada para aparat Pemkot Tangerang untuk bisa menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat Kota Tangerang yang sangat kritis terhadap perkembangan kota. “Kita harus berubah menghadapi tuntutan masyarakat ini, kita harus cepat,” ucapnya.

Senada dengan Arief, Wakil Wali Kota Sachrudin juga menyinggung pentingnya kebersamaan dalam organisasi pemerintahan. “Kuncinya koordinasi, komunikasi, kepedulian dan keikhlasan,” tuturnya saat membuka acara Pembinaan Administrasi Kecamatan dan Kelurahan di Kantor Kecamatan Tangerang.
“Kita harus jalin komunikasi dan kerja sama dengan para tokoh masyarakat, ulama dan juga guru untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi,” kata Sachrudin. (H-36)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here